Lebaran CDN

Situ Rawalumbu Mulai Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Baru di Bekasi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Keberadaan Situ Rawalumbu, di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat, mulai dilirik untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam baru di wilayah setempat. Prosesnya dalam perizinan ke BBWSCC oleh Amphibi Bekasi Raya.

Joko Santoso, Ketua Bidang Lingkungan Hidup dan SDM Amphibi Bekasi Raya, Minggu (27/12/2020). Foto: Muhammad Amin

Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Kota Bekasi, sudah mengajukan ke Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) sebagai pemilik lokasi untuk pengembangan Situ Rawalumbu dikelola menjadi destinasi wisata edukasi, seperti yang telah dilakukan di Situ Rawa Gede yang masih berada dalam satu kecamatan.

Diketahui AMPHIBI, sebelumnya sukses bersama warga Kelurahan Bojong Rawalumbu mengembangkan Situ Rawa Gede sebagai destinasi wisata alam dan sekarang, mulai melirik mengembangkan Situ Rawalumbu.

“Situ Rawalumbu, sebenarnya memiliki sejarah tersendiri yang ada sejak dulu. Tapi sekarang terbiarkan dan lahannya pun terlihat menyusut. Saat ini, lokasi tersebut hanya digunakan tempat mancing liar saat musim hujan,” ujar Joko Santoso, salah satu ketua bidang lingkungan hidup dan SDM Amphibi Bekasi Raya, kepada Cendana News, Minggu (27/12/2020).

Dikatakan, pengembangan Situ Rawalumbu, sudah diketahui pihak kecamatan dan kelurahan Pengasinan. Bahkan sudah mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata dalam pengembangan potensi wisata air di Kota Bekasi. Saat ini jelasnya hanya menunggu audiensi dengan pihak BBWSCC untuk mendapatkan izin dalam pengembangannya.

Menurutnya, untuk luas lokasi belum diketahui, tapi secara kasat mata keberadaan Situ Rawalumbu tersebut tidak jauh berbeda dengan lokasi Situ Rawa Gede. Situ Rawalumbu selama ini hanya sebagai lokasi parkir air menyerupai danau, saat ini terdapat banyak sampah plastik, karena tidak terurus.

“Kami, pasti melibatkan warga setempat terutama kalangan pemuda dari Karang Taruna dalam pengelolaan Situ Rawalumbu tersebut, seperti saat pengembang Situ Rawa Gede dulu. Sehingga kedepan bisa memberi dampak positif bagi lingkungan dan bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Bekasi,” tegas Mas Joko.

Situ Rawalumbu, imbuhnya memiliki potensi jadi tempat varian wisata air di Kota Bekasi, mirip dengan Situ Rawa Gede, dan Curug Parigi. Dia optimis mendapat izin karena BBWSCC sudah mengetahui Amphibi selama ini cukup konsen di lingkungan hidup

Warga sekitar Alfiyan, mengakui bahwa Situ Rawalumbu selama ini terbiarkan begitu saja. Sehingga tidak heran jika dipenuhi sampah liar. Hari libur apalagi jika kondisi air masih banyak hanya dijadikan tempat pemancingan.

“Menurut sesepuh, Situ Rawalumbu sudah ada sejak dulu sebagai tempat parkir air. Bahkan dinamakan Situ Rawalumbu, karena banyak pohon talas, dalam bahasa Betawi, Lumbu adalah Talas,” tandasnya.

Bahkan tidak jauh dari lokasi di hulunya masuk wilayah Pengasinan, dikatakan ada makam keramat yang hanya diurus warga sekitar dan belum dijadikan cagar budaya.

Lihat juga...