Stabilitas Keamanan Tentukan Keberhasilan Pemulihan Ekonomi

Sekjen Asosiasi Roll Forming Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma -Ant

JAKARTA – Keberhasilan program pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19, dinilai sangat tergantung pada stabilitas keamanan dan politik bangsa ini.

“Ada faktor-faktor, terutama stabilitas keamanan, termasuk politik, ekonomi, sosial, dan teknologi atau PEST yang akan menentukan berhasil tidaknya pemulihan ekonomi akibat pandemi,” kata Sekjen Asosiasi Roll Forming Indonesia (ARFI), Nicolas Kesuma, Rabu (9/12/2020).

Nico menjelaskan, faktor ini yang sangat krusial untuk dijaga bersama oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Insiden-insiden yang dinilai berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya yang terjadi di ibu kota, yang bisa berdampak pada proses pemulihan ekonomi di 2021 harus bisa dihindari.

Hal ini dinilai sangat penting, guna membangun optimisme para pengusaha yang sangat mengharapkan adanya rebound pada 2021.

“Khususnya stabilitas politik, sangat krusial dalam pertumbuhan ekonomi. Di samping kita tetap optimis dalam bidang usaha, stabilitas negara pun wajib kita dukung penuh, khususnya termasuk aparat TNI POLRI yang menjaga stabilitas NKRI dari ancaman pihak mana pun. Ketika politik ini tidak stabil, ekonomi juga pasti akan tidak stabil. Efeknya kepada kehidupan sosial. Baru kemudian kita lihat faktor teknologi jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang negatif,” kata Nicolas.

Selama pandemi Covid-19, sektor roll forming, produsen logam dan baja, termasuk salah satu industri yang terdampak signifikan, di mana pasokan dan permintaan dalam negeri saat pandemi terganggu akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Proyek-proyek infrastruktur sebagian besar terhenti, bahkan banyak yang berhenti beroperasi.

Lihat juga...