Subak, Pengelolaan Air Berkelanjutan Berbasis Budaya

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Pengelolaan sumber daya air berbasis budaya di Bali, yang dikenal sebagai Subak merupakan salah satu perwujudan nyata nilai peradaban dalam menjaga keberlangsungan sumber daya. Dimana, Subak melindungi dan mengkonservasi ekosistem yang berkaitan dengan air, termasuk gunung, hutan, lahan basah, sungai, akuifer dan danau. Dengan mengadopsi subak, diharapkan Bali akan mampu menghindari masalah cadangan air di beberapa daerahnya untuk mencapai target pembangunan berkelanjutan.

Arkeolog Dr. Titi Surti Nastiti saat menjelaskan tentang potensi subak dalam dimensi pembangunan berkelanjutan, saat acara online tentang budaya, Minggu (27/12/2020) – Foto Ranny Supusepa

Arkeolog Dr. Titi Surti Nastiti menyatakan subak sudah ditetapkan sebagai World Heritage pada tahun 2012 karena melihat bahwa kearifan lokal ini sudah dilakukan sejak zaman Bali Kuno dan berlangsung hingga sekarang.

“Sejak zaman Bali Kuno, pertimbangan akan sumber air sudah menjadi hal yang utama dan subak sendiri merupakan manifestasi Tri Hita Karana. Sehingga tidak mengherankan, situs-situs di Bali umumnya ditemukan berdekatan dengan sumber air atau memiliki jaringan pengairan. Faktanya pengelolaan ini berkaitan erat dengan pembangunan berkelanjutan,” kata Titi dalam acara online budaya, Minggu (27/11/2020).

Kehidupan yang berdekatan dengan air, bisa terlihat pada beberapa situs pura, yang selalu memiliki kolam dan saluran air untuk mengairi kolam yang ada di pura. Seperti Pura Pancaka Tirta dan Pura Tirta Pengulu di Klungkung.

“Dari beberapa bangunan terlihat bahwa pengelolaan air memang dilakukan oleh kerajaan untuk kesejahteraan masyarakat. Contohnya di Taman Air Tirta Gangga Karangasem, terlihat ada sumber air yang dikelola untuk keperluan mandi dan memiliki saluran air buangan yang menuju ke subak-subak,” urainya.

Subak ini bermakna lebih, hanya dari sistem pengaturan air atau yang dalam bahasa kekinian disebut irigasi. Tapi lebih kepada konsep penataan kehidupan.

Lihat juga...