Sulteng Kembali Dapat Pasokan Gula, Amankan Stok dan Harga

PALU — Bulog Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali mendapat pasokan gula pasir sebanyak 500 ton untuk mengamankan stok dan harga di tingkat pengecer.

Kepala Bidang Komersial Perum Bulog Wilayah Sulteng Aan As Arri Wijayadi membenarkan adanya tambahan pasokan komoditas itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menjelang Natal dan Tahun Baru cenderung meningkat dibandingkan hari-hari biasa.

Dia mengatakan harga gula pasir di pasaran hingga kini masih terkendali antara Rp12.500-Rp13.000/kg. HET gula pasir ditetapkan pemerintah Rp12.500/kg.

Begitu pula dengan beberapa komoditas strategis lainnya seperti beras, tepung terigu, dan minyak goreng. Kecuali telur yang harganya naik tajam karena permintaan masyarakat meningkat.

Namun, kata dia, menyangkut stok, semuanya cukup memadai. “Hanya saja memang harga telur mengalami kenaikan sejak beberapa pekan menjelang Natal,” kata dia Palu, Senin (28/12/2020).

Bulog Sulteng, hanya menjual beras, gula pasir, tepung terigu, dan minyak goreng. Khusus untuk telur ayam, Bulog tidak memiliki stok. Tetapi di pasaran telur ayam cukup banyak.

Dia memperkirakan khusus untuk gula pasir awal 2021 bakal naik dan Bulog mengantisipasinya dengan menyiapkan stok guna mengamankan harga di tingkat pengecer.

Menyangkut ketersediaan beras, Aan menjamin stok mencukupi kebutuhan masyarakat. Bulog Sulteng hingga kini masih menguasai stok beras di gudang sekitar 16.000 ton. Seluruhnya adalah hasil pengadaan lokal. (Ant)

Lihat juga...