Taman Perumahan pun Jadi Alternatif Nikmati Akhir Pekan di Bandar Lampung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Menikmati rekreasi akhir pekat tidak selalu menuju tempat khusus atau daerah yang jauh, daerah sekitar juga bisa menjadi tempat menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman.

Seperti halnya masyarakat di Tanjung Karang, Bandar Lampung yang memanfaatkan sebuah taman perumahan, di Jalan Raden Imba Kusuma untuk menjadi tempat menikmati waktu bersama.

Stevani, salah satu pecinta fotografi menyebut taman Citra Land sejatinya merupakan milik perumahan. Namun keindahan taman dengan tulisan besar (giant letter), land mark unik menjulang tinggi dari baja, patung kuda berlari warna keemasan menjadi spot untuk menikmati keindahan alam perbukitan dengan view menarik.

“Lokasi favorit yang kerap digunakan penghobi fotografi biasanya berada di patung kuda berwarna emas, sebanyak tujuh patung kuda di dalam taman kerap jadi sport untuk mengambil foto, selain itu landmark seperti karya instalasi dari besi baja berwarna kuning keemasan juga unik untuk mengambil foto,” terang Stevani saat ditemui Cendana News, Minggu (20/12/2020)

Kawasan perbukitan tersebut memiliki view menarik, terutama untuk melihat kota Bandar Lampung, Teluk Lampung. Bagi pecinta fotografi berbagai latar belakang foto bisa diabadikan sekaligus menambah galeri di Google Maps.

“Foto yang diunggah di media sosial kerap akan dilengkapi dengan penanda tempat sehingga bisa membantu dikenalnya taman ini,” bebernya.

Sebelum pandemi melanda, lokasi taman yang luas sebutnya menjadi tempat penampilan (perfomance) seni barongsai. Aktivitas kesenian di taman tersebut kerap menjadi atraksi menarik yang ditampilkan pada saat tahun baru lunar etnis Tiong Hoa atau Imlek. Selain taman tersebut ia bisa menikmati suasana perbukitan yang sejuk sembari mencari koleksi bunga.

Spot menarik Taman Citra Land yang kerap dikunjungi saat akhir pekan ikut membantu pelaku usaha di sepanjang Jalan Raden Imba Kusuma. Nely, pedagang bunga menyebut warga yang datang ke kawasan tersebut kerap mendatangi taman. Selain itu destinasi wisata hutan pinus, taman Lembah Hijau dan keindahan perbukitan menjadikan kawasan itu ramai dikunjungi.

Sebagai pedagang bunga, tren masyarakat hobi menanam bunga berimbas positif baginya. Pengunjung usai melakukan kegiatan fotografi kerap mampir untuk membeli bunga. Jenis bunga caladium yang banyak diburu masyarakat memberi keuntungan dengan harga satu pot mulai Rp20.000 hingga Rp50.000.

“Aktivitas wisatawan yang datang ke sejumlah spot wisata perbukitan ikut membantu ekonomi masyarakat,” bebernya.

Potensi wisata alam perbukitan ikut membawa keuntungan bagi pedagang buah segar. Asroni, salah satu pedagang buah segar di Jalan Raden Imba Kusuma menyebut saat akhir pekan banyak wisatawan berkunjung ke sejumlah spot wisata. Usai melakukan kunjungan warga bisa berburu berbagai buah di antaranya durian, buah naga sembari menikmati keindahan alam perbukitan.

Lihat juga...