Tempat Tidur RSD Wisma Atlet Terisi 74,59 Persen

Sejumlah petugas tenaga kesehatan, bersiap untuk didekontaminasi usai bertugas di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Kamis (12/11/2020) – Foto Dok Ant

JAKARTA – Ruang rawat inap di Tower 4, 6, dan 7 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta terisi 3.300 pasien dari 4.424 tempat tidur yang tersedia, atau terisi 74,59 persen pada Rabu (30/12/2020).

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 6 dan 7 (sebanyak) 3.300 orang, 1.689 pria, 1.611 wanita,” ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, Rabu (30/12/2020).

Aris mengatakan, dari 555 orang masih mengisi ruangan isolasi mandiri Tower 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada Rabu, terdiri dari 387 pria dan 168 wanita. Jumlah tersebut berkurang 70 orang, dari jumlah yang dilaporkan pada Selasa (29/12/2020) yang mencapai 625 orang terdiri dari 433 pria dan 192 wanita.

Berdasarkan data tempat tidur yang dibagikan Kolonel Marinir Aris Mudian, pada 21 September 2020, Tower 6 memiliki 1.300 tempat tidur, Tower 7 memiliki 1.578 tempat tidur, Tower 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan Tower 5 memiliki 1.570 tempat tidur. Pemerintah pertama kali membuka Tower 6 dan 7 Wisma Atlet sebagai RSD khusus penanganan COVID-19 sejak 23 Maret 2020. Tower tersebut digunakan sebagai ruang rawat inap pasien COVID-19, dengan gejala ringan hingga sedang.

Kemudian, pemerintah membuka lagi Tower 4 dan 5 yang dikhususkan menjadi ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis), dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19. Tower 5 lebih dulu dioperasikan, untuk isolasi mandiri daripada Tower 4, yaitu pada 15 September 2020. Selanjutnya, Tower 4 baru mulai dioperasikan pada 21 September 2020.

Kepala Sekretariat RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kesehatan Laut dr R M Tjahja Nurrobi menginformasikan, sejak Senin (30/11/2020), ada alih fungsi Tower 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri.

Kemudian pada Selasa (22/12), Komandan Lapangan RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut Muhammad Arifin juga menginformasikan adanya alih fungsi Tower 5. Yang semula sebagai ruang isolasi mandiri, menjadi ruang perawatan cadangan (spare) untuk merawat pasien dengan gejala COVID-19.

Alih fungsi tersebut disebabkan jumlah pasien bergejala COVID-19 di tiga tower (ruang rawat inap tower 4, 6, dan 7) sudah lebih dari 75 persen. Sehingga praktis RSD Wisma Atlet, sudah tidak menerima pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis).

Sejak beroperasi pada 23 Maret, RSD Wisma Atlet memiliki 38.603 pasien yang terdaftar melakukan perawatan COVID-19. Dari jumlah tersebut, 34.779 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan, dari 22.374 orang pasien yang terdaftar di Tower 5 RSD Wisma Atlet sejak 15 September 2020, 21.290 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19.

RSD Wisma Atlet tercatat juga memberikan rekomendasi rujukan pasien COVID-19 ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat. Tercatat sudah mengeluarkan rujukan untuk 547 orangm sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 30 Desember 2020. Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 14 orang, terhitung sejak 23 Maret tersebut. (Ant)

Lihat juga...