Tim Kuning, Adu Cepat dengan Warga Perbaiki Lingkungan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Para petugas yang dikenal dengan nama Tim Kuning di Jakarta setiap harinya berkeliling menuju lokasi yang sudah ditentukan untuk membenahi kerusakan lingkungan. Tiap tim berbeda jumlahnya.

Rudi, Koordinator Lapangan Satuan Bina Marga (SBM) Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta, di sela-sela istirahat menceritakan kepada Cendana News, bahwa SBM bertugas untuk memberikan kenyamanan warga.

Menurut Rudi, SBM lebih fokus melakukan perbaikan-perbaikan lingkungan seperti misalnya, memperbaiki jalan yang berlubang di sekitar lingkungan perumahan warga, juga perbaikan di jalan utama (jalan raya). Setiap harinya, Tim SBM melakukan perbaikan di lokasi yang sudah ditunjuk atau ditentukan pimpinan, berdasarkan laporan warga.

“Dalam satu tim bisa terdiri dari 5 orang. Kalau tim saya, setelah selesai mengerjakan memberikan laporan ke atasan. Selanjutnya saya dan tim terus berkeliling mencari tempat yang bermasalah di sekitar lingkungan perumahan warga,” ucapnya, Rabu (16/12/2020).

Rudi menambahkan, timnya selalu berinisiatif melakukan pekerjaan perbaikan lingkungan, bahkan sebelum adanya keluhan atau laporan warga yang masuk ke kecamatan. Tindakan yang dilakukan menjadi kepuasan tersendiri bagi timnya.

“Prinsip dari tim saya, jika ada warga yang memberikan laporan, berarti tim saya belum maksimal. Tidak tahu kalau tim lain. Maka kita selalu melakukan tindakan sebelum adanya laporan warga, yakni dengan seperti yang saya katakan tadi, mencari lokasi yang rusak kondisi jalannya. Namun belum masuk laporan,” katanya.

Disampaikan Rudi, melakukan tindakan sebelum laporan warga ini, memang juga disarankan pimpinan, meskipun kebanyakan dari tim fokus pada penugasan di lokasi.

Seperti yang belum lama ini dilakukan timnya, adalah tindakan sebelum ada laporan warga  melakukan penambalan jalan berlubang sebanyak 5 titik,  yang berpotensi dapat mencelakakan pengendara sepeda motor khususnya.

“Lima titik itu dari dekat pintu perlintasan kereta api Volvo sampai Jalan Kemuning Dua Raya. Jika dibiarkan bisa mencelakakan pengendara sepeda motor di malam hari. Walaupun lubang tersebut ada yang diberi tanda berupa kayu, namun tetap saja berbahaya. Bukti pengerjaan berupa laporan, foto, disertai keterangan lokasi yang dikerjakan,” pungkasnya.

Lihat juga...