UKM Butuh Bimbingan Pelaku Usaha Industri Digital

JAKARTA — Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) menyampaikan bahwa pelaku UKM membutuhkan bimbingan dari pelaku industri digital dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di tengah pandemi COVID-19.

“Pengusaha-pengusaha UKM membutuhkan bimbingan dari para pelaku usaha di industri digital dari berbagai sektor untuk membantu mereka, mentransfer ilmu yang aplikatif, agar bersama-sama mampu mendongkrak kembali perekonomian nasional secara menyeluruh,” ujar Staff Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Koperasi dan UKM, Luhur Pradjartodo dalam webinar mengenai UKM di Jakarta, Jumat (18/12/2020).

UKM, lanjut dia, memiliki kontribusi cukup besar bagi perekonomian negara, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen dari total 120,5 juta tenaga kerja.

Berdasarkan data dari Kemenkop UKM, UKM memiliki kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan atau pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yaitu sekitar 61,1 persen.

“Terhambatnya bisnis UKM tentu saja berimbas kepada turunnya perekonomian nasional,” katanya.

Country Head Ninja Xpress, Ignatius Eric Saputra menyampaikan sebagai mitra UKM, Ninja Xpress terobsesi untuk mendengar dan memahami berbagai tantangan serta harapan para UKM lokal yang bisnisnya terkena imbas pandemi COVID-19.

Ia menambahkan Ninja Xpress meluncurkan laporan Suara UKM Negeri 2020 bekerja sama dengan Markplus, dengan metode survey CATI kepada 400 UKM di Indonesia.

Lihat juga...