UMBY Gelar Wisuda Sistem ‘Drive Thru’ di Tengah Pandemi

Editor: Makmun Hidayat

YOGYAKARTA —  Untuk pertama kalinya, Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar acara wisuda mahasiswa di tengah situasi pandemi. Tak seperti kegiatan wisuda pada umumnya, wisuda universitas yang didirikan adik Presiden kedua RI HM Soeharto, Probosutedjo kali ini digelar dengan menggunakan sistem drive thru. 

Mendapat pengawasan ketat dari Tim Satgas Covid-19 tingkat kecamatan di antaranya jajaran Polsek Sedayu, sejumlah mahasiswa nampak datang secara bergiliran dengan kendaraan pribadi masing-masing.

Digelar selama tiga hari, sekitar 1000 lebih mahasiswa juga diwajibkan mengikuti protokol kesehatan 3 M dan 1 T yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta tidak berkerumun.

Kapolsek Sedayu, Kompol Ardi Hartana SH MH, mengatakan pihaknya mengeluarkan izin pelaksanaan wisuda setelah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait khususnya kampus UMBY.

Selain melakukan antisipasi sejak awal dengan mendesain sistem wisuda secara drive thru, pihaknya juga senantiasa melakukan pengecekan dan pengawalan kegiatan untuk memastikan protokol kesehatan dilaksanakan oleh seluruh pihak yang terlibat.

“Kita terus melakukan pengawalan untuk mengecek dan memastikan seluruh protokol kesehatan dipenuhi. Apalagi perkembangan kasus positif Covid-19 di DIY saat ini diketahui terus meningkat. Sehingga harus benar-benar diantisipasi sejak dini,” ungkapnya baru-baru ini.

Sementara itu, Humas UMBY, Widarta MM mengatakan upacara wisuda program Sarjana dan Pascasarjana tahun akademik 2019/2020 ini diikuti sebanyak 1129 wisudawan. Terdiri dari 1085 sarjana strata 1 dan 44 sarjana strata 2, yang merupakan gabungan wisuda periode bulan April dan Oktober 2020.

Upacara wisuda sengaja digelar dengan sistem drive thru selama selama 3 hari berturut-turut, mulai Senin-Rabu (13-16/12/2020) ini untuk mengantisipasi sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya kerumunan.

“Sistem wisuda secara drive thru ini kita pilih setelah kita melakukan polling terhadap mahasiswa. Ternyata mereka menginginkan wisuda tetap digelar secara luring. Kita pun lalu berkonsutasi dengan pihak terkait, hingga akhirnya disepakati memakai sistem ini,” katanya.

Berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik camat, kapolsek maupun danramil setempat, kampus UMBY mengaku tak henti berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi adanya pelanggan protokol kesehatan selama kegiatan wisuda berlangsung.

Selain untuk memotong kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19, hal tersebut juga dilakukan sebagai bagian memberikan contoh pada masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan, terlebih yang melibatkan banyak orang.

Lihat juga...