Usaha Donat Mini Kreasi Pipin Diminati Konsumen

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Sekotak donat-donat mini yang berwarna-warni dihiasi dengan aneka topping yang menggiurkan siap untuk disantap.

Donat-donat mini bertabur topping yang  sangat lezat itu dibuat oleh Afinii Rachman , seorang ibu rumah tangga.

Dia mengaku membuat donat ini, awalnya hanya untuk mengisi waktu luang sambil mendampingi anak belajar. Namun ternyata donat dengan taburan aneka topping yang dibuatnya terasa sangat empuk dan lezat.

Hingga akhirnya, dia mencoba menawarkan kepada teman-temannya melalui media sosial (medsos). Ternyata sambutannya sangat bagus, banyak dari mereka yang suka.

“Awalnya iseng bikin donat ini untuk ngisi waktu, saya coba tawarin teman, posting di WhatsApp.Alhamdulillah responnya baik, mereka tertarik dan beli,” ujar Pipin demikian panggilannya,  kepada Cendana News, saat ditemui di rumahnya di Jalan Mandala, Jakarta Timur, Selasa (29/12/2020).

Pipin sedang menaburkan aneka topping pada donat mini buatannya, saat ditemui di rumahnya di Jalan Mandala, Jakarta Timur, Selasa (29/12/2020). -Foto: Sri Sugiarti

Pesanan terus mengalir dari mulai untuk dikonsumsi sendiri, hingga untuk hidangan arisan, pengajian, ulang tahun dan acara lainnya.

Bahkan menurutnya, donat mini kreasinya ini juga kerap dijadikan pemesan sebagai oleh-oleh saat mereka pulang kampung.

Akhirnya, Pipin memantapkan diri untuk fokus menekuni usaha donat mini. Saat ini, donat dengan nama Mom’s Fir menjadi dulang rezeki bagi keluarga Pipin.

Untuk melengkapi usahanya, Pipin membuat beberapa varian rasa donat, mulai dari coklat mesis, coklat wijen, stawberry mesis, tiramisu kacang, taro oreo, bluberry cream, cream cheese, bombolni coklat, bombolni selai stawberry, dan lainnya.

Satu kotak donat mini berisi 12 biji, dijual dengan harga yang sangat terjangkau, Rp12.000. Jadi, untuk satuannya Rp1000 rupiah.

“Banyak anak-anak yang beli satuan, mereka suka dan kadang bulak balik belinya,” ujar Pipin.

Jika ada yang pesan donat bentuk besar dengan topping, Pipin pun siap melayani. Tentu harganya pun berbeda, dibandrol perbijinya Rp3000. Sedangkan satu kotak berisi 12 biji seharga Rp36.000.

“Harganya terjangkau, pilihan rasanya tidak kalah dengan donat yang dijual di mal-mal. Pokoknya dijamin lezat, buktinya banyak yang ketagihan pesan lagi,” ujar ibu dua anak ini sambil tertawa.

Tekstur donat buatan Pipin memang berbeda dengan donat lainnya, yakni lebih lembut dan empuk serta bagian tengahnya tidak bolong.

Untuk mengepakkan sayapnya, Pipin juga menjual melalui online gofood dengan jasa driver ojol.

Harga yang dipatok untuk gofood sekotak donat mini Rp 20000. Sedangkan untuk donat ukuran besar tidak dipasarkan dalam sistem online ini.

“Alhamdulillah dari pesanan online saja sudah dipastikan sehari bisa 10 kotak lebih, belum ditambah pesanan dan pembeli satuan. Yang penting jalanin usaha ini tekun dan sabar,” ucap wanita kelahiran Jakarta, 37 tahun ini.

Semua pembuatan donat dikerjakan sendiri oleh Pipin tanpa bantuan siapa pun. Dia mengaku sudah terbiasa melakukannya, yang terpenting menjaga kesehatan agar pesanan bisa dinikmati konsumen.

“Kalau banyak pesanan, saya biasanya pukul 20.00 WIB sudah siap ngadonin. Kalau nggak ada pesanan cuma untuk online dan pembeli satuan, ya ngadoninnya ba’da subuh,” ujarnya.

Terkait keuntungan dari usahanya ini, Pipin mengaku lumayan dalam sehari bisa mengantongi Rp300.000.

Dia juga menyebut awal merintis usaha ini bermodalkan sekitar Rp200.000 untuk membeli bahan-bahannya, utamanya aneka topping yang terbilang lumayan harganya.

“Alhamdulillah penghasilan lumayan ya, saya sangat bersyukur karena bisa membantu suami memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Pipin sambil tersenyum.

Pipin berharap ke depan usaha donat mininya bisa berkembang hingga bisa mempunyai toko yang memadai. Karena saat ini, usahanya hanya beralasan meja kecil di halaman rumah yang terlihat sempit.

“Impian saya sih punya toko sendiri, usaha donat mini ini berkembang. Inshaallah,” tutupnya.

Lihat juga...