Usaha Variasi Plat Kendaraan Tetap Diminati Konsumen

Editor: Makmun Hidayat

SEMARANG — Plat nomor polisi (nopol) menjadi salah satu kelengkapan, yang harus ada pada kendaraan bermotor. Di satu sisi, bentuk standar plat relatif tidak menarik secara kasat mata, sehingga mendorong para pemilik kendaraan, untuk mempercantik tampilannya. Salah satunya, dengan memanfaatkan jasa pembuatan variasi plat kendaraan.

Tingginya minat masyarakat untuk mempercantik penampilan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), membuat usaha jasa variasi, tidak pernah sepi meski pandemi covid-19 masih berlangsung.

“Masih tetap ramai, karena setiap lima tahun plat nopol mesti ganti. Proses balik nama, juga harus ganti plat. Belum lagi yang rusak atau hilang, jadi usaha ini masih seperti biasanya. Tidak terpengaruh dengan pandemi covid-19,” papar Pupun, pekerja jasa variasi plat kendaraan saat ditemui di tempatnya bekerja, Master Plat, di Gunungpati Kota Semarang, Selasa (15/2/2020).

Dipaparkan, sering kali pesanan yang datang berupa variasi nopol dari bentuk standar. “Biasanya konsumen minta agar plat nomornya dipercantik, tetap dengan mempertahankan plat asli, namun divariasi agar lebih menarik. Misalnya kalau aslinya, angka dan huruf pada nopol besar-besar, kemudian divariasi menjadi lebih tipis. Demikian juga dengan cat awal, yang sering kali tidak rata, juga diperbaiki, sehingga lebih menarik,” terangnya.

Pupun, pekerja jasa variasi plat kendaraan saat ditemui di tempatnya bekerja, Master Plat, di Gunungpati Kota Semarang, Selasa (15/2/2020). -Foto Arixc Ardana

Dalam proses variasi tersebut, awalnya pihaknya akan menanyakan plat nomor seperti apa yang diinginkan, kemudian baru dikerjakan.

“Tahap awalnya, kita buat dudukan dari bahan seng. Tujuannya untuk memperkuat plat, serta menyembunyikan baut yang digunakan, sehingga nanti saat dipasang, plat kendaraan terlihat bagus, tidak ada lubang bekas baut untuk menempelkan,” jelasnya.

Setelah dudukan seng dan plat disatukan, kemudian baru dicat ulang dengan dasaran warna hitam. Ketika sudah kering, dilanjutkan dengan proses penempelan stiker.

“Angka dan huruf untuk plat ini sudah tersedia dari pabrikan. Jadi tinggal dicari yang sama sesuai dengan kebutuhan, baru kemudian dipotong-potong per huruf dan angka,” tambahnya.

Sementara, untuk penempelannya menggunakan isolasi bening ukuran besar. “Berbeda dengan stiker umumnya, yang memiliki perekat di bagian belakang, untuk stiker nopol, perekatnya justru di depan. Stiker nopol kita tempelkan dulu ke isolasi bening, baru kemudian ditempelkan pada plat. Setelah menempel sempurna, baru isolasi dilepas,” terang Yuyun panjang lebar.

Proses pembuatan variasi nopol tersebut tidak membutuhkan waktu lama, hanya sekitar 15-20 menit. Proses terlama yakni pembuatan dudukan dan pengecatan ulang karena harus menunggu hingga kering, sebelum ditempel stiker.

Untuk jasa pembuatan tersebut relatif terjangkau, Rp 45 ribu, untuk kendaraan roda dua, sementara untuk roda empat dihargai dua kali lipatnya. “Kalau mobil lebih mahal, karena ukurannya juga lebih besar,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga melayani jasa pembuatan nopol variasi LED. Untuk kendaraan roda dua, dihargai Rp 300 ribu, sementara untuk mobil sekitar Rp 600 ribu. “Ini untuk dua warna, jadi saat di rem, warnanya juga berubah, sementara saat jalan warna putih terang,” lanjutnya.

Sementara, salah seorang konsumen, Hendarti, mengaku dirinya ingin mempercantik bentuk plat kendaraannya, sehingga lebih menarik. “Jadi tampilan motornya, yang rapi dan bersih, plat-nya juga harus cantik. Sayang kalau harus dilubangi untuk tempat mur, agar menempel pada kendaraan,” paparnya.

Dengan di service tersebut, kini terlihat lebih bagus. “Terpenting tetap memakai nomor asli dari Samsat, meski sudah dipercantik. Selain itu juga tidak merubah bentuk atau nomor, sebab bisa ditilang,” pungkasnya.

Lihat juga...