Usai Amankan Pilkada Jateng, 16.000 Anggota Polisi Swab Ulang

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Polda Jateng kembali menggelar tes swab bagi 16 ribu personel polisi di wilayah tersebut, usai menjalankan tugas dalam pengamanan Pilkada 2020 yang digelar di 21 kabupaten/kota.

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, usai Apel Konsolidasi dan Pemeriksaan Keadaan Personil BKO Pilkada Serentak di Mapolda Jateng, Semarang, Jumat (11/12/2020). Foto Arixc Ardana

“Dalam pelaksanaan Pilkada Jateng pada Rabu (9/12/2020), ada 16 ribu personel anggota kepolisian yang ditugaskan mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 21 kabupaten/kota peserta pilkada. Kini setelah bertugas selama tiga hari, mereka kita tarik dan dilakukan swab ulang, sebelum kembali ke satuan masing-masing,” papar Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna, usai Apel Konsolidasi dan Pemeriksaan Keadaan Personil BKO Pilkada Serentak di Mapolda Jateng, Semarang, Jumat (11/12/2020).

Dijelaskan, para personel tersebut sebelumnya juga sudah di-swab, sebelum mereka ditugaskan dalam pengamanan pelaksanaan Pilkada.

“Para anggota pengamanan Pilkada ini, saat akan berangkat bertugas juga sudah kita swab, untuk memastikan mereka dalam dalam kondisi sehat saat bertugas. Kini, setelah selesai, kita juga ingin memastikan lagi bahwa para personil pulang dalam keadaan sehat sehingga Polda Jateng melaksanakan swab evaluasi atau swab kedua,” lanjutnya.

Proses pelaksanaan swab tersebut, tidak hanya digelar di Polda Jateng, namun juga seluruh Polres di wilayah Polda Jateng. “Ini bentuk antisipasi, dalam mencegah penyebaran covid-19,” tandasnya.

Dipaparkan, secara umum, penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Pilkada Jateng 2020 juga terpantau baik dan disiplin. Tidak ada penumpukan massa atau warga di lokasi TPS.

“Dari pengamatan yang kita lakukan, warga sebagai pemilih, datang dengan tertib sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan panitia KPPS, sehingga tidak terjadi kerumunan atau penumpukan warga di lokasi,” tambahnya.

Selain itu, proses Pilkada Serentak yang telah sampai pada tahap perhitungan suara, belum ditemukan adanya pesta atau perayaan-perayaan kemenangan dalam bentuk apapun, meski hasil cepat dari lembaga survei atau dari paslon terkait sudah menunjukkan hasil kemenangan.

“Sebelumnya, memang para Kapolres sudah mengimbau kepada para Paslon, agar saat pengumuman kemenangan tak ada euforia dari masing-masing pendukung,” tegasnya.

Sementara, Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Jateng AKBP Fidel Timoranto menambahkan, Polda Jateng juga telah menyiapkan tim urai massa. Tim tersebut bertugas untuk mengurai massa, apabila nanti terdapat kerumunan-kerumunan dalam euforia perayaan kemenangan para paslon dalam Pilkada Jateng 2020.

“Jika terjadi kerumunan, pasti kita akan bubarkan tanpa pandang bulu. Kita sudah warning dari jauh-jauh hari sebelumnya. Selain itu, ada beberapa wilayah, yang proses rekapitulasi belum tuntas, untuk itu tetap kita lakukan pengamanan agar tidak terjadi hal-hal yang mengganggu keamanan dan keselamatan umum,” tandasnya.

Lihat juga...