Lebaran CDN

Warga Desa Drunten Antusias Lestarikan Seni Sintren

JAKARTA  – Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Hetty Andika Perkasa, mengapresiasi upaya pelestarian kesenian tari tradisional Sintren yang dilakukan warga di Desa Drunten, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

“Saya senang sekali lihat kebudayaan Indramayu, Saya jadi mengenal seni budaya dari Indramayu, luar biasa semangat bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak semua dalam melestarikan budaya ini,” ujar Hetty dalam pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Minggu.

Indonesia yang terdiri dari beberapa provinsi memiliki banyak keragaman budaya dari setiap daerah, salah satunya kesenian tari tradisional Sintren yang populer di wilayah Desa Drunten, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Tarian Sintren dibawakan oleh seorang wanita yang dipengaruhi oleh kekuatan magis, dan tarian itu pun memiliki makna kehidupan tersendiri yang dipercaya oleh warga di Desa Drunten.

Dalam kunjungannya di Desa Drunten, istri Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa itu juga berpesan agar seluruh masyarakat Desa Drunten terus berlatih agar kesenian tari Sintren dapat terjaga dan dapat dilestarikan.

Pemilik nama lengkap Diah Erwiany itu juga memberikan bantuan sosial kepada seluruh penari yang terlibat dalam penampilan tari Sintren sebagai bentuk apresiasi atas pelestarian kebudayaan.

Selain itu, Hetty menyempatkan pula memanen jagung di ladang dan memancing ikan di wilayah Desa Drunten, kegiatan yang menjadi rutinitas warga yang kesehariannya bermata pencaharian sebagai petani tersebut.

Bagi Hetty, kunjungannya ke Desa Drunten memiliki makna tersendiri, selain untuk berbagi kasih melalui bakti sosial, namun juga mengenal hal baru, yakni kebudayaan dari Desa Drunten, karena kebudayaan masih dipercaya agar manusia terhindar dari kesalahan dalam menjalani kehidupan.

“Kunjungan ke Indramayu menambah pengetahuan tentang budaya Indonesia, khususnya tari tradisional. Tetap semangat dan semoga selalu diberikan kesehatan untuk orang yang melestarikan budaya Indonesia,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...