Warga Pesisir Lamsel Cegah Abrasi dengan Tanaman Bernilai Ekonomi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Memperbaiki kerusakan lingkungan membutuhkan sebuah kesabaran dan kepedulian, karena membutuhkan waktu yang lama. Hal inilah yang di lakukan oleh warga Dusun Sukabandar, Desa Legundi Kecamatan Sragi Lampung Selatan. Selain mencegah kerusakan pantai akibat gelombang dan angin, sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sanuri, salah satu warga menyebutkan, tanaman produktif yang dikembangkan di pantai Agro didominasi cemara, waru laut dan kelapa. Berjarak puluhan meter sejumlah pohon berfungsi sebagai penahan angin kencang.

Jenis tanaman kelapa sebut Sanuri memberi hasil bagi warga sekitar pantai. Memiliki perakaran kuat sebagian tanaman kelapa yang tergerus abrasi disulam dengan tanaman baru. Pola penanaman zig zag pada lahan pantai bertujuan untuk menahan pasir yang terbawa ombak. Penerapan rekayasa hayati (bioengineering) juga dilakukan dengan penanaman bambu.

“Kami pilih jenis bambu kuning yang cocok tumbuh di sekitar pantai sebagian bambu hijau untuk menjadi penahan abrasi sekaligus pencegah angin kencang untuk melindungi permukiman. Tanaman bambu juga miliki fungsi ekonomis untuk pembuatan alat penjemur rumput laut,” terang Sanuri saat ditemui Cendana News, Rabu (9/12/2020).

Sanuri mengatakan, berbagai jenis tanaman produktif memiliki fungsi untuk bahan bangunan, meliputi bayur, medang dan tanaman kelapa yang telah berusia tua. Dampaknya suksesi alami dari pasir yang terdampar ke pantai mulai ditumbuhi tanaman ketapang dan waru.

Jenis tanaman ketapang sebut Sanuri merupakan pohon berakar kuat dan berdaun lebar efektif jadi pencegah abrasi. Tanaman ketapang dimanfaatkan sebagai sumber pupuk alami dan memiliki fungsi untuk obat pada budidaya ikan air tawar. Daun yang cepat membusuk menjadikan kawasan yang ditumbuhi rumput kangkung kangkungan dan melati pantai.

“Pasir yang berubah menjadi subur sekaligus jadi media untuk tumbuhnya pandan laut yang memperkuat vegetasi pantai,” tegasnya.

Lihat juga...