Wisata Memancing, Alternatif Melepas Penat Kala Akhir Pekan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Hobi berwisata dengan memancing jadi salah satu kegiatan menyenangkan yang disukai sebagian kalangan. Sejumlah pehobi memancing bahkan menjadikan aktivitas tersebut sebagai sarana berkumpul bersama sesama pehobi. Hamdani, salah satu pehobi memancing menyebut laut, pantai menjadi lokasi favoritnya untuk memancing.

Hobi memancing dilakukan olehnya bersama komunitas angler mania, sebutan bagi para pemancing. Ia memilih jenis pancing garong memakai joran panjang.

Pancing garong merupakan jenis pancing dengan kail berujung runcing. Pemancing yang disebut garongers akan menggunakan umpan lumut hijau untuk mendapatkan ikan kerapu, kakap, lapeh dan ikan karang.

Teknik memancing yang digunakan disebut ngoyor. Ngoyor merupakan cara memancing dengan berjalan di perairan dangkal.

Ia harus rela basah agar mendapat lokasi memancing tepat. Area perairan dangkal sekaligus menjadi tempat untuk menikmati suasana keheningan di tepi pantai. Ia bahkan bisa menikmati pemandangan pantai yang menjadi lokasi labuh sandar kapal Ferry di Pantai Bakauheni.

“Melepas penat kala akhir pekan dengan hobi memancing akan memberi kepuasan batin. Selain itu meninggalkan hiruk pikuk kesibukan harian sembari berwisata. Namun tetap bisa mendapatkan hasil tangkapan ikan untuk dinikmati bersama sesama pehobi,” terang Hamdani saat ditemui Cendana News, Minggu (13/12/2020).

Hamdani bilang hobi memancing sebagai alternatif kegiatan rekreatif kerap dilakukan berpindah lokasi. Setiap minggu ia bisa menentukan lokasi pilihan bersama rekan-rekannya.

Lokasi yang dipilih akan menyesuaikan kondisi cuaca dan perairan. Menggunakan jenis pancing garong membuat ia bisa mendapatkan ikan berkelas. Terlebih pada lokasi tubir pantai pembatas pantai dangkal, dan dalam jumlah ikan cukup banyak.

Lukman, pehobi memancing menyebut ia memilih akhir pekan untuk mengunjungi sejumlah spot memancing. Kegiatan memancing dilakukan dengan modal umpan yang bisa diperoleh dari pantai tujuan.

Umpan yang digunakan berupa lumut dan udang dari sejumlah penjual umpan. Udang vaname dari lokasi pertambakan juga disediakan untuk umpan para pehobi memancing.

Umpan lumut digunakan oleh Lukman, pehobi memancing sistem garong di pantai Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu (13/12/2020) – Foto: Henk Widi

“Rekreasi memancing menjadi kegiatan murah meriah, saat beruntung bisa mendapat hasil maksimal,” terang Lukman.

Hobi memancing sebutnya bisa dilakukan dengan sistem kotrek atau memakai umpan imitasi. Jenis umpan imitasi yang bisa digunakan berupa pernak pernik plastik, bulu ayam dan usus ayam.

Sistem kotrek dilakukan dengan cara menyewa perahu lalu mencari lokasi yang diduga banyak ikan pelagis ukuran besar. Ia memilih lokasi di sekitar pantai Kandang Balak dan pulau Sindu tak jauh dari Desa Bakauheni.

Kegiatan memancing sistem kotrek kerap dilakukan dengan menyewa perahu secara patungan. Ia memilih menyewa perahu dari pantai Pegantungan untuk menuju ke lokasi pulau yang menjadi tempat berkumpul ikan. Teluk pulau Kandang Balak yang merupakan titik pertemuan arus kerap dipergunakan untuk memancing sistem kotrek.

“Pehobi memancing sistem kotrek kerap bisa mendapat ikan simba, tongkol dan ikan ukuran besar. Rekreatif dan menghasilkan,” cetusnya.

Hobi memancing sebagai aktivitas wisata minat khusus memberi dampak positif bagi nelayan. Asmuni, salah satu nelayan menyebut kerap mendapat permintaan untuk mengantar pehobi memancing.

Sandar di pantai Batu Alif ia bisa melayani pemancing dengan sewa sekitar Rp250.000 hingga Rp450.000. Aktivitas memancing oleh para pehobi kerap dilakukan selama sehari penuh.

Sesuai kesepakatan, Asmuni menyebut, adanya hobi minat khusus tersebut jadi rekreasi alternatif. Kegiatan di pantai yang jauh dari hiruk pikuk keramaian berpotensi menjadi cara rekreasi menyenangkan.

Kegiatan memancing kini juga kerap dipakai untuk membuat konten youtube. Konten youtube sekaligus menjadi salah satu media promosi spot memancing, mendorong para angler datang.

Lihat juga...