Wisata Petik Buah Alternatif Menyenangkan di Akhir Pekan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Seiring pergantian musim panen buah, Agrowisata Purwosari Mijen Kota Semarang, kembali mengajak para wisatawan untuk berkunjung.

“Jika sebelumnya kita panen buah jambu kristal, maka pada sebulan terakhir ini, kita tawarkan wisata petik buah melon,” papar Kepala UPTD Kebun Dinas Pertanian Kota Semarang, Juli Kurniawan, saat ditemui di lokasi, Minggu (20/12/2020).

Dipaparkan, sebagai pengelola Agrowisata Purwosari Semarang, pihaknya ingin menawarkan alternatif pilihan kepada masyarakat, berupa wisata petik buah.

“Selain petik buah, kita juga tawarkan wisata petik sayur. Kalau di Malang, kita mengenal wisata petik apel, harapannya di Kota Semarang, juga muncul wisata petik buah dan sayur di sejumlah agrowisata yang dikelola Pemkot Semarang, di bawah naungan Dinas Pertanian. Sementara, terkait jenis buah atau sayur, menyesuaikan dengan musim” paparnya.

Untuk buah, saat ini baru musim jambu kristal, dan melon. “Sebentar lagi kita akan panen buah kelengkeng. Sementara, pada Januari 2021, berupa panen durian,” terangnya.

Dipaparkan, untuk di Agrowisata Purwosari dengan luas 5,5 hektare, ada aneka jenis tanaman buah yang ditanam, mulai dari markisa, kelengkeng, durian, jambu kristal, jeruk, jambu citra, jambu jamaika hingga sirsak.

“Sementara untuk sayur juga bermacam-macam, seperti kangkung, selada merah, selada putih, sawi sendok. Kesemuanya ditanam dengan model hidroponik, di green house yang ada di Agrowisata Purwosari,” terangnya.

Masyarakat yang ingin berwisata juga bisa langsung datang berkunjung. Pihaknya tidak menerapkan tiket masuk, hanya akan menghitung harga dari berat buah yang dipetik atau jumlah sayur.

Tidak hanya wisata petik buah, apabila ada pengunjung menghendaki pelatihan tanam-menanam, pihaknya juga membuka pelatihan di Agrowisata Purwosari. Mereka hanya dikenai biaya, untuk mengganti bahan-bahan yang digunakan untuk pelatihan.

Di satu sisi, di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, pihaknya juga mewajibkan pengunjung untuk melakukan reservasi terlebih dulu, jika akan datang dalam rombongan.

“Silakan reservasi terlebih dahulu melalui kontak, yang tertera di media sosial facebook maupun instagram Dinas Pertanian Kota Semarang. Hal ini, untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan pengunjung,” paparnya.

Tak hanya di Agrowisata Purwosari, Pemkot Semarang juga membuka Agrowisata Cepoko, Kecamatan Gunungpati, dengan komoditi unggulan jambu kristal. Serta, agrowisata terbaru, di Wates, Kecamatan Ngaliyan, dengan komoditi unggulan kelengkeng.

Sementara, salah seorang pengunjung Nur Istibsaroh, mengaku senang bisa menikmati wisata petik buah melon di Agrowisata Purwosari.

Nur Istibsaroh bersama kedua anaknya, tengah memetik buah melon di Agrowisata Purwosari, Mijen, Semarang, Minggu (20/12/2020). Foto: Arixc Ardana

“Awalnya tidak tahu kalau di sini ada wisata petik buah. Setelah diberitahu teman, kemudian tertarik untuk mencoba, ternyata seru dan menyenangkan,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya yang datang bersama kedua buah hatinya tersebut, tak henti berkeliling mencari buah melon yang menarik minatnya. Setelah itu, buah melon pun langsung dipetik.

“Tadi juga sempat mencicipi buah melon, jenisnya golden apollo. Rasanya manis sekali, lalu teksturnya juga terasa. Tidak lembek, tapi krenyes manis,” lanjutnya.

Dirinya berharap pada kesempatan mendatang bisa datang lagi, untuk menikmati wisata petik buah lainnya. “Tadi juga mau petik buah kelengkeng, namun belum matang benar, jadi masih harus menunggu sedikit lagi. Besok-besok, ke sini lagi,” pungkasnya.

Lihat juga...