Wisata ‘Three in One’ di Kampung Laut Semarang

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Menikmati libur akhir pekan bersama keluarga atau orang-orang terdekat, menjadi sebuah kesenangan tersendiri. Ada banyak tempat wisata yang bisa dipilih, baik in door ataupun out door.

Salah satunya di Kampung Laut Kota Semarang. Berkonsep rumah apung di pinggiran laut, destinasi tersebut menawarkan wisata three in one, dengan menggabungkan antara wisata memancing, spot foto selfie, hingga wisata kuliner aneka hidangan laut.

“Ini baru pertama kali saya datang ke sini. Sebelumnya, memang hanya sebatas membaca ulasan dan cerita dari teman-teman yang pernah mampir. Ternyata, tempatnya bagus. Makanannya enak, dan paling seru, tadi bisa makan ikan hasil pancingan sendiri,” papar Nuraeni, warga Kabupaten Kendal, saat ditemui di sela berkunjung ke Kampung Laut Semarang, Minggu (13/12/2020).

Terletak di pinggir Laut Jawa, tentu saja menu seafood menjadi andalan wisata kuliner Kampung Laut, pun menawarkan varian menu untuk beragam jenis hasil tangkapan laut yang tentu rasanya tidak perlu ditanyakan lagi.

“Ya sepintas mirip Bandar Djakarta, namun kalau di sini, tidak ada pasar ikan. Kalau mau, bisa memancing sendiri. Jadi bisa sekalian wisata mancing, bagi yang hobi,” lanjutnya.

Beragam menu andalan Kampung Laut pun layak dicoba, mulai dari bandeng, kerapu, udang, cumi, hingga ikan dori ada. Tidak hanya hidangan laut, aneka ikan air tawar pun tersedia. Soal rasa tidak perlu diragukan lagi, kesemuanya sudah pasti lezat dan menggugah selera.

Daya tarik lain dari destinasi wisata tersebut, yakni spot foto ikonik, yang tidak ditemukan di lokasi lain di Kota Semarang. Berlatar belakang laut, perahu dan dermaga kayu, menjadikan Kampung Laut menjadi buruan penggemar wisata selfie.

“Ternyata tidak hanya wisata kuliner dengan aneka menu makanan yang enak, lokasinya juga bagus untuk berfoto-foto,” papar Ruth Novita, salah seorang pengunjung lainnya.

Spot foto unik dan ikonik, menjadi daya tarik lainnya dari Kampung Laut Semarang. Hal itu dimanfaatkan pengunjung, seperti Ruth Novita bersama teman-temannya, untuk berfoto bersama, Minggu (13/12/2020). Foto: Arixc Ardana

Dalam kesempatan tersebut, bersama teman-temannya, dirinya pun menyempatkan diri untuk berfoto bersama di lokasi tersebut.

“Ini spot foto yang unik dan ikonik, karena di tempat lain tidak ada. Selain itu, tempat ini juga lokasinya tidak terlalu jauh, bahkan hanya beberapa puluh meter dari pintu masuk Bandara Ahmad Yani Semarang,” terangnya.

Dirinya mengaku juga memilih obyek wisata tersebut, karena menyuguhkan konsep out door, yang relatif aman dari penyebaran Covid-19.

“Selain itu, pengelola juga sudah menerapkan protokol kesehatan. Setiap pengunjung yang akan masuk, juga diminta untuk cuci tangan, memakai masker dan diukur suhu tubuh,” pungkasnya.

Jika ingin berkunjung ke Kampung Laut disarankan untuk menjelang sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas. Selain itu, juga bisa menikmati pemandangan saat matahari tenggelam atau sunset. 

Lihat juga...