134 Positif Covid-19 Baru di Nunukan dari Klaster PT MIP

NUNUKAN — Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyatakan sebanyak 134 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 baru di daerah itu, termasuk satu orang meninggal dunia, berasal dari kluster PT MIP yang berada di Kecamatan Sembakung.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nunukan, Hj Asmin Laura Hafid di Nunukan, Selasa membenarkan tambahan pasien positif hingga Senin (4/1) 2021 yang berasal dari sebuah perusahaan pertambangan di Kecamatan Sembakung itu.

Sebelumnya, pasien positif di perusahaan ini berjumlah 178 orang sehingga saat ini jumlah totalnya naik menjadi 312 orang.

Ia menjelaskan saat ini jumlah keseluruhan pasien positif COVID-19 di Kabupaten Nunukan mencapai sebanyak 592 orang dan enam orang meninggal dunia.

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 yang juga Bupati Nunukan ini menyatakan yang masih dirawat baik di RSUD Nunukan maupun isolasi mandiri termasuk 133 pasien tambahan baru berjumlah 418 orang karena 168 orang sudah dinyatakan sembuh.

Kemudian, sebanyak 123 orang kontak erat dengan pasien positif dan 109 orang masih dinyatakan suspek.

Ia menambahkan angka kesembuhan mencapai 28,38 persen dari 592 orang total konfirmasi positif hingga pekan pertama Januari 2021. Angka kematian (CFR) sebesar 1,01 persen.

Mengenai tenaga kesehatan yang terpapar positif COVID-19 di Kabupaten Nunukan sebanyak 16 orang, terdiri atas perawat (7), dokter spesialis (1), dokter umum (1), apoteker (1), analisis (2), bidan (3) dan sanitarian (1).

Sehubungan dengan meningkatnya jumlah pasien COVID-19 di daerah itu, ia menjelaskan ketersediaan ruangan isolasi/ karantina per 4 Januari 2021 masih mencukupi. Di RSUD Nunukan disediakan 95 ruangan isolasi namun yang tersisi sebanyak 56 ruangan.

Ruangan perawatan suspek sebanyak 45 ruangan yang tersisi 44 ruangan, ruangan pemuliahan di Puskesmas Binusan sebanyak 25 ruangan. Pemkab Nunukan juga menyediakan ruangan karantina sebanyak 200 kamar di Rusunawa Jalan Ujang Dewa Kelurahan Nunukan Selatan, demikian Asmin Laura Hafid. (Ant)

Lihat juga...