Ada Perangkat Terkonfirmasi Positif, Pelayanan Satu Desa di Mukomuko Ditutup Sementara

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko menyiapkan peralatan untuk melakukan tes usap – foto Ant

MUKOMUKO – Pemerintah Desa Marga Mukti, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, sejak beberapa hari terakhir menutup sementara atau tidak memberikan pelayanan pemerintahan kepada warga, karena ada salah satu perangkat desa yang dinyatakan positif COVID-19.

“Sepertinya ada satu desa di wilayah ini yang tutup sementara karena ada salah satu perangkat desa yang dinyatakan positif COVID-19,” kata Camat Penarik, Suranto, Rabu (20/1/2021).

Lebih lanjut dikatakan, saat ini mayoritas perangkat desa tersebut telah menjalani tes usap, sebagai tindaklanjut temuan kasus tersebut. “Saya sempat kaget, karena perangkat desa ini pernah ke kantor kecamatan, tetapi mudah-mudahan tidak ada pihak di kantor camat yang pernah melakukan kontak erat dengan perangkat desa tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, jika banyak warga dites swab, kemungkinan akan banyak warga yang dinyatakan positif COVID-19. Di Kecamatan Penarik, terdapat 48 orang positif COVID-19. Dan jika lebih banyak warga yang diswab, dimungkinan jumlahnya bisa mendekati 200 orang yang positif. Saat ini, penderita paling banyak itu tanpa gejala, sehingga tidak ada yang tahu, bahwa dia positif COVID-19. Kendati demikian, orang sudah tahu cara menghindarinya agar tidak tertular virus corona.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bustam Bustomo menyebut, dari 29 orang yang menjalani tes usap di Puskesmas Bukit Mulya sejak beberapa hari terakhir, sekitar sembilan orang di antaranya perangkat desa. Sejumlah perangkat desa menjalani tes usap, setelah ada salah satu perangkat desa dinyatakan positif COVID-19. Dan perangkat desa ini diduga kontak erat dengan pasien COVID-19. (Ant)

Lihat juga...