Bamboo Creative Centre Senilai Rp8,8 Miliar Dibangun Pemkab Garut

Sejumlah pejabat pemerintah daerah dan masyarakat berkumpul di bangunan Bamboo Creative Centre di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (2/1/2021) – foto Ant

GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, membangun Bamboo Creative Centre dengan besaran anggaran sebesar Rp8,8 miliar. Fasilitas yang dibangun di Kecamatan Selaawi tersebut, dibangun bertahap, dalam rangka pengembangan bambu kreatif, seni budaya, dan edukasi.

“Pembangunannya secara bertahap konsepnya tradisional untuk mengangkat budaya lokal,” kata Camat Selaawi, Ridwan Efendi, usai menerima kunjungan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Sabtu (2/1/2021).

Ia menuturkan, pembangunan Bamboo Creative Centre dilakukan tiga tahap. Alokasi anggaran dari APBD Pemkab Garut untuk tahap pertama sebesar Rp1,3 miliar dikucurkan di 2020, kemudian tahap kedua Rp2,5 miliar di 2021.

Selanjutnya, pembangunan itu akan mendapatkan dana pada tahap tiga di 2022, dengan usulan anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp5 miliar. “Jadi total seluruhnya mencapai Rp8,8 miliar. Tiga tahap yang tahap tiga belum ada, kebutuhannya sekitar Rp5 miliar lagi,” kata Ridwan.

Anggaran yang digunakan pada tahap satu, untuk membangun Amphi Theatre, sedangkan untuk tahap duanya akan dilaksanakan Februari 2021 untuk pembangunan sangkar burung besar, galeri, gerbang, dan sejumlah fasilitas lainnya. Ditarget pembangunan selesai pada 2022. “Anggaran sekitar Rp2,5 miliar dengan peruntukkan membangun sangkar burung terbesar, plaza atau galeri, gerbang bambu, dan lain-lain,” rincinya.

Ia berharap, pembangunan itu dapat berjalan lancar, sehingga bisa dimanfaatkan bersama, untuk mengembangkan industri kreatif bambu di Kecamatan Selaawi. “Mudah-mudahan dengan dorongan dari semua pihak, baik warga Kecamatan Selaawi maupun pemerintah kabupaten yang mengalokasikan dananya sehingga segala rencana dapat terwujud tanpa ada kendala,” tandasnya.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, yang mengunjungi acara syukuran telah selesainya pembangunan tahap pertama Bamboo Creative Centre menyampaikan dukungannya untuk pembangunan itu. Hal itu dikarenakan, Kecamatan Selaawi memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya berkaitan dengan bambu. “Bambu ini merupakan tanaman yang unik, semua yang ada di dalam bambu dapat dimanfaatkan, diolah, dan menjadikan produk yang bisa menghasilkan untuk uang,” kata Helmi.

Ia berharap, keberadaan Bamboo Creative Centre bisa memotivasi masyarakat, untuk mengeksplorasi potensi dan segala manfaat yang ada pada bambu. “Semoga pencapaian program ini bisa menjadi berkah bagi Kecamatan Selaawi, berkah bagi Kabupaten Garut, bahkan berkah bagi negara Indonesia,” tandasnya. (Ant)

Lihat juga...