Banjir Meluas, Ribuan Warga Aceh Timur Terdampak Langsung

Banjir yang merendam kabupaten Aceh Timur, Minggu (3/1/2021) – foto Ant

BANDA ACEH – Banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi di Kabupaten Aceh Timur semakin meluas. Terbaru tercatat, sembilan kecamatan terendam banjir awal tahun tersebut, dan ribuan warga terdampak langsung bencana itu.

“Sembilan kecamatan yang terendam banjir yakni Rantau Selamat, Indra Makmu, Ranto Peureulak, Birem Bayeun, Pereulak, Idi Tunong, Darul Ihsan, Peudawa dan Idi Timur,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, Minggu (3/1/2021).

Data sementara dari BPBD Aceh Timur, terdapat 23 desa yang terendam banjir di sembilan kecamatan tersebut. Rumah terendam yang sudah terdata baru di kawasan Kecamatan Idi Timur, sebanyak 125 unit. Selanjutnya warga yang terdampak di Kecamatan Birem Bayeun 2.772 jiwa dalam 736 kepala keluarga (KK), Ranto Pereulak 604 jiwa dalam 151 KK, Idi Tunong 84 jiwa dalam 34 KK, Rantau Selamat 980 jiwa dalam 95 KK. “Sementara petugas BPBD Aceh Timur masih terus melakukan evakuasi, mendata korban terdampak lain dan warga yang mengungsi, serta menyalurkan bantuan masa panik,” tambah Sunawardi.

Selain banjir, juga terjadi longsor tebing, yang materialnya menutupi badan jalan sepanjang 15 meter. Longsor terjadi di Desa Alue Sentang, Kecamatan Birem Bayeun. Tanah longsor yang materialnya menimpa rumah warga terjadi di Desa Paya Awe Kecamatan Idi Tunong.

Banjir, melanda Aceh Timur sejak Jumat (1/1/2021) sekira pukul 23.00 WIB. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah Aceh Timur. (Baca : https://www.cendananews.com/2021/01/ratusan-rumah-di-aceh-timur-dilanda-banjir.html).

Tidak hanya Aceh Timur, banjir sejak awal tahun 2021 tersebut juga terjadi di Kota Langsa, Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. (Ant)

Lihat juga...