Enceng Gondok Penuhi Kali Baru Semarang, Dibersihkan

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Ribuan gulma eceng gondok yang memenuhi sungai Kali Baru, Semarang, mulai dibersihkan untuk mengoptimalkan aliran sungai, terlebih musim penghujan sudah mulai.

“Tanaman eceng gondok yang tumbuh liar di sungai atau saluran air ini, menjadi salah satu musuh utama dalam pengelolaan mesin pompa pengendali banjir di Kota Semarang. Sering kali tanaman tersebut ikut tersedot masuk ke dalam screen pompa, sehingga kinerja pompa tidak maksimal,” papar Kepala UPTD Pompa Wilayah Tengah II DPU Kota Semarang, Yoyok Wiratmoko, saat dihubungi di Semarang, Rabu (13/1/2021).

Dipaparkan, normalisasi tersebut dikebut pada awal 2021, sebab sebelumnya pihaknya mengalami kendala dari sektor anggaran pada 2020.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Sih Rianung, saat dihubungi di Semarang, Rabu (13/1/2021). –Foto: Arixc Ardana

“Proses normalisasi Kali Baru dengan pembersihan enceng gondok ini, kita kerahkan excavator long arm, yang memiliki jangkauan lebih panjang. Sehingga, harapannya seluruh eceng gondok tersebut akan diangkut menggunakan dump truk dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” terangnya.

Dipaparkan, proses normalisasi tersebut sudah dilakukan sejak Kamis (7/1/2021) lalu, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu dua minggu.

“Saluran Kali Semarang tersebut memiliki panjang kurang lebih 630 meter, yang hampir kesemuanya sekarang tertutup enceng gondok. Mengingat luasannya, kita perkirakan waktu pembersihan enceng gondok ini hingga dua minggu. Mudah-mudahan bisa terselesaikan sesuai jadwal,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam pengendalian enceng gondok, Yoyok mengaku pihaknya sudah memberikan obat gulma sehingga tumbuhan tersebut tidak tumbuh lagi. Termasuk dengan dilakukan perawatan saluran.

Namun, selama pandemi Covid-19 pada 2020, terjadi refocusing anggaran sehingga pengendalian enceng gondok ini mengalami kendala.

Terpisah, Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung, menjelaskan enceng gondok menjadi kendala yang sering dihadapi rumah pompa. Tidak hanya di Kali Baru, hal serupa juga ditemukan di Kali Banger dan Kali Semarang. Kini pada awal 2021, pihaknya langsung melakukan pembersihan enceng gondok tersebut.

“Kita harapkan dengan dibersihkannya seluruh enceng gondok, aliran air saluran akan makin lancar. Memang diprioritaskan pada awal tahun ini, seluruh saluran rumah pompa untuk dibersihkan semua,” terangnya.

Pihaknya juga terus meminta dukungan dari masyarakat dalam upaya mencegah tersumbatnya aliran sungai atau saluran. “Caranya dengan tidak membuang sampah ke dalam sungai. Buang sampah pada tempat yang sudah disediakan, di tempat sampah. Sebab, persoalan sampah ini juga masih kita temui di sungai-sungai di Kota Semarang,” tambahnya.

Pihaknya berharap, dengan upaya tersebut dapat mencegah terjadinya banjir di wilayah Kota Semarang. “Kita optimalkan rumah pompa, sungai kita bersihkan dari enceng gondok, normalisasi sungai. Demikian juga dengan kesadaran masyarakat, untuk tidak membuang sampah di sungai, sehingga harapannya banjir bisa dicegah,” pungkasnya.

Lihat juga...