Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Tidak Teramati

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo erupsi – Foto Ant

MEDAN – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Natanail Perangin-angin menyatakan, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, kembali mengalami erupsi pada Senin (18/1/2021) sekitar pukul 20.10 WIB.

Namun, tinggi kolom abu erupsi tidak teramati. “Erupsi Gunung Sinabung itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi lebih kurang tiga menit 26 detik,” kata Natanail, Senin (18/1/2021) malam.

Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo erupsi pada Minggu (17/1/2021) petang, sekira pukul 16.50 WIB. Gunung Sinabung menyemburkan debu setinggi lebih kurang 500 meter. Erupsi Gunung Sinabung di atas puncak lebih kurang 2.960 meter di atas permukaan laut.

Erupsi Sinabung terekam di seismogram, dengan amplitudo maksimum 44 mm dan durasi lebih kurang dua menit. Saat ini, Gunung Sinabung berada pada status Level III (Siaga), dengan rekomendasi warga maupun petani agar tidak melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius tiga km dari puncak Gunung Sinabung.

Selanjutnya radius sektoral lima km untuk sektor selatan-timur, dan empat km untuk sektor timur-utara. Jika terjadi hujan abu, masyarakat diimbau memakai masker bila ke luar rumah, untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik.  Selain itu, mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh. “Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap bahaya lahar,” jelas Perangin-angin. (Ant)

Lihat juga...