Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankrut Menyusut 0,11 Persen

Grafik indeks harga saham gabungan Jerman DAX terlihat di bursa saham di Frankfurt, Jerman, Jumat (27/3/2020) – foto Ant

FRANKFURT – Saham-saham Jerman, ditutup dalam posisi lebih rendah pada sesi perdagangan Kamis (21/1/2021). Harganya berbalik melemah, dari keuntungan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt menyusut 0,11 persen atau 14,70 poin, menjadi menetap di 13.906,67 poin.

Indeks DAX 30, terangkat 0,77 persen atau 106,31poin menjadi 13.921,37 poin pada Rabu (20/1/2021), setelah melemah 0,24 persen atau 33,29 poin menjadi 13.815,06 poin pada Selasa (19/1/2021), dan menguat 0,44 persen atau 60,62 poin menjadi 13.848,35 poin pada Senin (18/1/2021). Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, yang tergabung dalam komponen indeks DAX 30, sebanyak 13 saham berhasil mencetak keuntungan dan 17 saham lainnya mengalami kerugian.

MTU Aero, perusahaan manufaktur mesin pesawat terbang, mengalami kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips. Harga sahamnya anjlok 4,63 persen. Disusul oleh saham perusahaan reasuransi Munich Re, yang merosot 1,81 persen, serta perusahaan produsen bahan kimia multinasional Linde, yang harga sahamnya turun 1,64 persen.

Di sisi lain, Delivery Hero, perusahaan jasa pemesanan dan pengiriman makanan daring multinasional Eropa, harga sahamnya terangkat 3,58 persen, menjadi pencetak keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan produsen otomotif Volkswagen, yang menguat 2,80 persen, serta perusahaan pembuat otomotif Jerman lainnya, Daimler, bertambah 1,95 persen. Volkswagen, adalah saham yang paling banyak diperdagangkan di sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 331,63 juta euro (403,20 juta dolar AS).

Sementara itu, harga saham-saham Prancis, berakhir lebih rendah pada perdagangan Kamis (21/1/2021). Kondisinya berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris, terpangkas 0,67 persen atau 37,65 poin, menjadi menetap di 5.590,79 poin.

Indeks CAC 40, menguat 0,53 persen atau 29,83 poin menjadi 5.628,44 poin pada Rabu (20/1/2021), menyusul penurunan 0,33 persen atau 18,66 poin menjadi 5.598,61 poin pada Selasa (19/1/2021), dan naik 0,10 persen atau 5,58 poin menjadi 5.617,27 poin pada Senin (18/1/2021). Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, yang menjadi komponen indeks CAC 40, tercatat 13 saham berhasil membukukan keuntungan dan 27 saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan real estat komersial Eropa, Unibail-Rodamco-Westfield SE, menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 8,39 persen. Diikuti oleh saham perusahaan dirgantara multinasional Eropa Airbus, yang merosot 3,30 persen, serta perusahaan pertahanan multinasional Prancis Safran, kehilangan 2,57 persen.

Sementara, Schneider Electric, perusahaan multinasional Prancis yang mengkhususkan diri pada peralatan listrik, harga sahamnya terangkat 1,58 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan. Disusul oleh saham perusahaan produsen mobil multinasional Prancis, Renault, yang harga sahamnya bertambah 1,25 persen, serta perusahaan desain produk 3D berbasis di Prancis, Dassault Systemes, yang harga sahamnya menguat 1,23 persen. (Ant)

Lihat juga...