Inilah Manfaat Beras Sagu untuk Penderita Diabetes

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Indeks glikemik rendah dan patinya yang bersifat prebiotik yang terkandung pada beras sagu diyakini sangat cocok untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Dosen Institut Pertanian Bogor (IPB), Departemen Agronomi dan Hortikultural, Prof. Dr. Ir.  Mochamad Hasjim Bintoro mengatakan, beras sagu memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan dengan beras biasa berbahan padi.

Makanan dengan indeks glikemik rendah ini memikiki banyak manfaat kesehatan, salah satunya bagi penderita diabetes karena bisa menjaga kadar gula darah.

“Kelebihan sagu adalah indeks glikemiknya yang rendah dan bebas gulten, jadi akan cocok untuk penderita diabetes,” kata Bintoro, kepada Cendana News saat dihubungi, Jumat (22/1/2021).

Inovasi diversifikasi pangan melalui beras dari sagu, yang ditayangkan pada acara virtual ketahanan pangan di Jakarta, Senin (28/12/2020). Foto: Sri Sugiarti.

Lebih lanjut dijelaskan, fungsi kesehatan makanan berbasis sagu, indeks glikemik rendah dapat mengindikasikan seberapa cepat makanan ini menyebabkan peningkatan dan fluktuasi kadar gula darah dalam tubuh.

Sagu yang telah diolah dan dimasak memiliki indeks glikemik rendah, dapat menghasilkan jenis pati tahan cerna yang memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah.

Sebaliknya, makanan dengan indeks glikemik tinggi sangat cepat diserap dan menyebabkan fluktuasi kadar gula darah dan insulin yang tajam.

Menurutnya, kandungan pati sagu dan beras mirip, sehingga makanan pokok warga Papua ini bisa dijadikan pengganti nasi putih oleh masyarakat Indonesia.

Apalagi penderita diabetes yang disarankan tidak mengonsumsi nasi putih. Ini dikarenakan nasi putih mengandung glukosa yang cukup tinggi.

Kandungan pati sagu bersifat prebiotik atau pati tahan lama. Yakni pati yang lolos dari penyerapan di usus kecil dan langsung menuju usus besar.

“Kandungan pati sagu dan beras mirip, jadi sagu bisa jadi pilihan pengganti nasi putih untuk penderita diabetes,” ujarnya.

Menurutnya, sagu di Indonesia sangat melimpah dan sebagian besar terdapat di wilayah Papua.

Sejatinya, kata dia, pemanfaatan sagu secara terpadu dapat dilakukan dengan inovasi dalam upaya mewujudkan diversifikasi pangan melalui beras dari sagu maupun untuk olahan makanan lainnya.

Lihat juga...