Irigasi Cenranae Mampu Aliri 2.300 Hektare Sawah di Wajo

MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah, mengatakan Irigasi Cenranae yang tengah proses pembangunan, mampu mengairi seluar 2.300 hektare sawah di Kabupaten Wajo.

Nurdin Abdullah mengatakan, sawah tadah hujan di Sulsel, khususnya Wajo, begitu besar sehingga perlu kehadiran teknologi untuk memanfaatkan potensi air untuk peningkatan produksi pertanian yang ada.

“Kalau ini berfungsi, kurang lebih 2.300 hektare sawah di Wajo bisa panen tiga kali setahun,” ujar Nurdin dalam keterangannya di Makassar, Minggu (10/1/2021).

Nurdin melanjutkan, selain mampu menampung air untuk irigasi sawah, lubang asupan air ini juga berfungsi sebagai pengendali banjir.

“Kita berharap, Wajo ini dengan luas areal persawahan yang begitu besar, Pemerintah Provinsi akan hadir memberi support dengan menambah debit air, sehingga sawah irigasi teknis akan makin besar, “jelasnya.

Sementara untuk pembangunan lubang asupan air sedalam 12 meter di Wajo, kata dia, juga dilengkapi dengan empat pompa untuk memompa air danau naik ke saluran dan menjadi sumber air bagi sembilan desa di musim kemarau.

Dua pompa masing-masing dapat menyerap air hingga 400 liter per detik, sementara dua lainnya menyerap 200 liter setiap detik.

Sementara, Bupati Wajo, Amran Mahmud, mengungkapkan rasa terima kasih mendalam atas bantuan pembangunan infrastruktur yang diserahkan Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Kami rasakan bagaimana perhatian, support, komitmen selama dua tahun ini, kami dibantu dengan berbagai program dari provinsi, bahkan dengan dana transfer daerah yang diserahkan tahun 2019 kemarin senilai Rp72 miliar,” kata Amran.

“Sangat luar biasa dinikmati masyarakat, bahkan walaupun dalam kondisi Covid-19,” tutupnya. (Ant)

Lihat juga...