Jalan Bandung-Garut Lintas Cijapati Tertutup longsor

Pengendara melihat kondisi tanah longsor yang menutup badan Jalan Cijapati, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (11/1/2021) – Foto Ant

GARUTJalan alternatif Cijapati, yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Garut, tertutup tanah longsor di Cikedokan, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (17/12/2020), akibatnya arus kendaraan dari dua arah tidak bisa melewati jalur itu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sopyan, di Garut, membenarkan adanya tanah tebing yang longsor menutup badan jalan di jalur Cijapati. “Tebing longsor pada pukul 17.00 WIB, sehingga menutup Jalan Raya Cijapati lebih kurang 50 meter,” kata Tubagus.

Longsoran tanah tebing di jalan alternatif antarkabupaten itu terjadi, setelah hujan mengguyur wilayah Garut. Peristiwa itu, tidak menimbulkan korban jiwa maupun rumah warga, hanya mengganggu arus lalu lintas kendaraan karena jalannya tertutup longsor. Korban jiwa nihil,” katanya.

Pihaknya bersama dengan unsur Polri, TNI, aparatur pemerintah setempat, dan masyarakat, berupaya menyingkirkan material longsoran. Tubagus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya bencana alam, seperti tanah longsor, pada musim hujan. “Kami imbau masyarakat selalu waspada hindari daerah berpotensi longsor,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengalihkan aliran mata air yang menyebabkan longsoran di Jalur Puncak, tepatnya di sekitaran Gunung Mas, Cisarua, Bogor, Minggu (10/1/2021) malam. “Pada dinding tebing longsoran sudah tidak terdapat aliran air, setelah dialihkan,” ungkap Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo, di Bogor, Senin (11/1/2021).

Menurutnya, aliran mata air pada dinding tebingan tersebut kini sudah dialihkan langsung ke Sungai Cikamasan, demi mengantisipasi terjadinya longsor susulan. Pasalnya, longsoran yang sempat menutup Jalur Puncak memiliki tebal sekira 50 meter. Disebabkan dari mata air yang menyumbat dan kemudian tumpah bersama tanah tebingan. Pada saat kejadian, longsor menutup sekira 20 meter tepatnya di sekitaran Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor itu tidak terjadi hujan.

Alhasil, jalur penghubung Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, mulai dibersihkan dari longsoran menggunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). “Tadi malam sekitar jam 22.30 WIB, terjadi longsor di Jalur Puncak. Setelah dibersihkan, sekarang mulai bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Budi. Tidak ada korban maupun bangunan rusak yang disebabkan akibat peristiwa longsor tersebut. (Ant)

Lihat juga...