Jembatan Musi VI Mulai Dilintasi Kendaraan

Warga melintasi Jembatan Musi VI dengan berjalan kaki dan berkendara, Rabu (6/1/2021) - Foto Ant

PALEMBANG – Jembatan Musi VI, yang memiliki panjang 925 meter, dan menghubungkan Kelurahan 32 Ilir dan Kelurahan 3-4 Ulu di Kota Palembang, mulai dilintasi kendaraan. Jembatan tersebut telah diresmikan Gubernur Sumsel pada 30 Desember 2020 lalu.

Pemprov Sumsel, membuka Jembatan Musi VI pada Rabu (6/1/2021) sore, dan ratusan masyarakat langsung melintasi jembatan. Ada yang berjalan kaki, bersepeda, namun ada pula yang mengendarai sepeda motor dan mobil pribadi. “Untuk kendaraan tonase berat belum boleh melintas,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Darma Budhi, meninjau operasional Jembatan Musi VI, Rabu (6/1/2021).

Tingginya antusias warga untuk melintasi jembatan, memaksa personel kepolisian berkali-kali melakukan patroli. Petugas membubarkan pengendara yang berhenti di atas jembatan untuk berswafoto, karena dapat menimbulkan kemacetan. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya kerumunan.

Sementara itu, meski proses pengerjaan jembatan berbiaya Rp548 miliar itu sudah selesai. Namun akses dari dan menuju jembatan masih harus diperluas untuk menghubungkan jembatan dengan jalan raya di Seberang Ilir serta Seberang Ulu. Dari pangkal Jembatan Musi VI sisi Seberang Ulu, akses jalan akan ditembuskan sejauh 700 meter ke Jalan Lintas Sumatera. Dan saat ini telah dilakukan penimbunan sepanjang 400 meter.

Sedangkan dari pangkal sisi Seberang Ilir, akses telah terhubung ke Jalan Sultan Mohammad Mansyur. Namun, badan jalan dinilai terlalu sempit, sehingga akan dilebarkan lagi hingga empat meter ke kiri dan kanan jalan sepanjang 2,3 kilometer, atau sampai terhubung ke Jalan Demang Lebar Daun.

Selain membangun struktur jembatan berbentuk busur, PUPR Bina Marga Sumsel juga menambahkan permainan lampu warna-warni, yang akan mempercantik jembatan pada malam hari. Namun Darma Budhi menyebut, lampu warna-warni hanya dinyalakan setiap akhir pekan. “Senin sampai Jumat kami hidupkan lampu pijar, Sabtu dan Minggu baru lampu warna-warni dari pukul 20.00 sampai 01.00 WIB,” jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Sumsel, Nelson Firdaus mengatakan, Dishub bersama Satlantas Polrestabes Palembang, akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kedua ujung jembatan selama sepekan ke depan. “Kami perlu mengevaluasi, di mana saja titik-titik kemacetan untuk dipasang rambu-rambu, serta mengatur arus yang tepat dari dan menuju Jembatan Musi VI,” ujarnya.

Jembatan Musi VI, memiliki panjang total 925 meter, lebar 11,5 meter dengan dua ruas jalan dan trotoar selebar 1,5 meter. Memiliki tinggi terhadap permukaan air Sungai Musi 13 meter, dan kapasitas muatan sumbu 8 ton. (Ant)

Lihat juga...