Kasus Covid-19 Transmisi Lokal di Sikka Kian Meningkat

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

MAUMERE — Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terutama berasal dari transmisi lokal atau penularan dari sesama warga yang menetap di Kabupaten Sikka terus mengalami penambahan dari hari ke hari.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan, Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Y Francis, MPH saat ditemui di kantor Dinas Kesehatan, Kamis (14/1/2021). Foto : Ebed de Rosary

Kasus terbaru, terdapat 10 pegawai bank di Kabupaten Sikka dinyatakan positif swab antigen yang dilakukan sejak tanggal 6 Januari 2021 dimana 2 orang di Bank NTT, BRI, dan Bank Mandiri sementara 4 orang lainnya di BNI.

“Kasus transmisi lokal di Kabupaten Sikka memang terus mengalami peningkatan dari hari ke hari, “ kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bidang Kesehatan, Kabupaten Sikka, NTT, dr. Clara Y. Francis, MPH saat ditemui di kantornya, Kamis (14/1/2021).

Clara menyebutkan, kasus Covid-19 memang meningkat bahkan kasus transmisi lokal pun terus bertambah dimana dari total 157 kasus positif, 57 kasusnya berasal dari transmisi lokal.

Dia menyebutkan, penambahan kasus ini terjadi dengan adanya 17 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium Biomolekul RSUD Prof. W.Z. Johannes Kupang.

“Kasus transmisi lokal terus bertambah sehingga masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas keseharian terutama di luar rumah agar tidak tertular Covid-19,” pesannya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka ini menambahkan, untuk Vaksin Covid-19, Kabupaten Sikka masuk dalam tahap pertama di termin 2, untuk pelayanan vaksinasi covid yang akan dimulai pada Februari.

Dia menjelaskan, Kabupaten Sikka memperoleh jumlah vaksin sebanyak 4.800 dimana sebanyak 2400 vaksin diperuntukan bagi tenaga medis serta 10 untuk pejabat publik yang disiapkan oleh pemerintah pusat.

“Kita akan lakukan vaksinasi Covid-19 di bulan februari 2021 nanti. Vaksinasi akan dilakukan bagi tenaga kesehatan serta pejabat publik yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat,” terangnya.

Mantan anggota DPRD Sikka, Yani Making berharap agar pemerintah Kabupaten Sikka terutama Satgas Covid-19 harus lebih tegas menjalankan tugasnya seperti saat awal menghadapi Covid-19.

Yani sebutkan, saat awal masuknya Covid-19 di Kabupaten Sikka, semua Posko Covid-19 tersebar di semua desa bahkan hingga ke dusun dan masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan.

“Perlu ada gerakan seperti awal Corona masuk ke daerah ini agar lonjakan kasus transmisi lokal bisa ditekan. Kita sudah berpengalaman menangani Corona dengan jumlah kasus yang besar sehingga harusnya transmisi lokal bisa ditangani,” harapnya.

Lihat juga...