Kemenag Prioritaskan Program Akreditasi 791 Prodi PTKI Tahun Ini

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Ditjen Pendidikan Islam telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp22 miliar untuk pelaksanaan akreditasi terhadap 791 program studi (prodi) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di tahun ini.

“Akreditasi prodi merupakan program prioritas kami. Tahun 2021 ini harus lebih cepat dilakukan. Data yang siap diakreditasi sejumlah 791 prodi,” ujar Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Suyitno, saat memberikan arahan terkait program Diktis tahun anggaran 2021, Kamis (7/1/2021).

Akreditasi prodi, lanjut Suyitno, akan menjadi pintu masuk akreditasi institusi. Hal ini harus didukung dengan kehadiran Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Sebab, asesor di BAN-PT untuk Prodi di lingkungan Diktis, khususnya bidang keagamaan, terbatas. Sehingga, diperlukan keberadaan LAM Keagamaan.

“Proses pengajuan LAM Keagamaan ini, alhamdulillah sudah berjalan sesuai prosedur. Semoga proposal studi kelayakan LAM Keagamaan yang telah disubmit akhir tahun 2020 pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan segera diproses. Sehingga, Kementerian Agama dapat diberikan mandat untuk menjalankan amanah dari LAM tersebut. Syukur hal itu bisa dimulai pada tahun 2021 ini,” jelasnya.

Tahun 2021 ini, Diktis juga akan melakukan penguatan Ma’had al-Jamiah di PTKI. Ini dilakukan bekerja sama dengan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren.

“Pada masa pandemi ini, di mana pembelajaran model daring atau pembelajaran jarak jauh diberlakukan, maka program Ma’had al-Jamiah, sekurangnya setahun para mahasiswa ikut dengan pesantren terdekatnya. Tentu saja, pondok pesantren yang sesuai dengan kriteria, seperti protokol kesehatan harus ketat dan jaringan internet harus kuat. Semua itu harus disiapkan dengan matang awal tahun 2021 ini,” tukas Suyitno.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani yang juga hadir dalam rapat, meyakini akreditasi prodi akan terwujud dengan baik, berkat kerja sama semua pihak.

“Saya percaya dengan sepenuhnya, apa yang direncanakan oleh jajaran direktorat Diktis, insyaallah, akan terwujud. Saya mendukung sepenuhnya,” katanya.

Dhani juga mendorong agar Direktorat lain di Pendidikan Islam dapat berjalan bersama, berkolaborasi dan melahirkan beragam inovasi, untuk mewujudkan visi misi agung dari Kementerian Agama RI.

“Berjalan cepat itu penting, tetapi langkah bersama itu jauh lebih mudah akan mewujudkan program prioritas yang berdampak pada masa-masa yang akan datang,” pungkas Dhani.

Lihat juga...