Khairunas-Yulian Efi Terpilih Menjadi Bupati-Wabup Solok Selatan

Bupati Solok Selatan terpilih, Khairunas (dua kanan), didampingi Wakil Bupati Solok Selatan terpilih, Yulian Efi (kanan), saat menghadiri syukuran kemenangan di Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Solok Selatan, Kamis (24/12/2020) malam – Foto Dok Ant

PADANG ARO – KPU Solok Selatan, Sumatera Barat, menetapkan pasangan Khairunas-Yulian Efi, sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada 2020. Khairunas dan Yulian memperoleh suara 35.420 atau 38,80 persen dari suara yang sah.

“Kami menetapkan pasangan Khairunas-Yulian Efi sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih Pilkada Solok Selatan 2020 dengan peroleh suara 35.420 atau 38,80 persen suara yang sah,” kata Ketua KPU Solok Selatan, Nila Puspita, di Padang Aro, Minggu (24/1/2021).

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Pleno Terbuka penetapan paslon bupati dan wakil bupati terpilih, pemilihan kepala daerah Solok Selatan 2020, di Padang Aro, Minggu (24/1/2021). Nila menerangkan, penetapan pasangan calon terpilih sesuai dengan PKPU No.5 tahun 2020 paling lama 5 (lima) hari setelah Mahkamah Konstitusi, secara resmi memberitahukan permohonan yang teregistrasi dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) kepada KPU.

“Karena di Solok Selatan tidak ada yang mengajukan sengketa Pilkada, jadi kami (KPU Solok Selatan) memilih hari Minggu 24 Januari 2021 untuk menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih,” ujarnya.

Penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Solok Selatan terpilih, tertuang di dalam Surat Keputusan KPU Solok Selatan No.8/PL.02.7-Kpt/1311/KPU-Kab/I/2021. Setelah rapat pleno terbuka, KPU menyerahkan secara simbolis, surat keputusan tersebut kepada Ketua DPRD untuk kemudian diusulkan pengangkatannya. “Pengusulan pengangkatan menjadi kepala daerah terpilih tiga hari setelah ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati terpilih,” ujarnya.

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda menyebut, Senin (25/1/2021) akan menggelar Rapat Paripurna, pemberhentian Kepala Daerah periode 2016-2022 dan usulan pengangkatan Kepala Daerah 2021-2026. “Besok (Senin) kami akan menggelar Rapat Paripurna, kemudian diusulkan pengangkatan ke gubernur. Gubernur akan yang melantik,” ujarnya.

Plt Bupati Solok Selatan, yang diwakili Asisten I bidang Pemerintahan, Fidel Effendi mengatakan, setelah pilkada tidak ada lagi kompetisi. Sehingga, seluruh elemen masyarakat diminta untuk mendukung program pasangan kepala daerah terpilih. “Mari kita dukung program bupati dan wakil bupati terpilih. Dan semoga bupati yang terpilih melanjutkan pembangunan di Solok Selatan,” ujarnya.

Pilkada di Solok Selatan disebutnya bisa berjalan sukses, karena para pasangan calon dan seluruh masyarakat, mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan. “Sikap ini semoga tetap terus terjaga,” ujarnya. Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada 2020 yang dihadiri oleh Forkopimda, penyelenggara pilkada, utusan partai politik, dan tim pemenangan pasangan calon. (Ant)

Lihat juga...