KKN Momentum Mahasiswa UPGRIS Mengubah Perilaku Masyarakat

Editor: Mahadeva

SEMARANG – Mahasiswa, harus mengambil peran, membantu penanganan COVID-19. Terutama dari segi pencegahan, agar pandemi semakin tidak meluas. Hal tersebut menjadi salah satu tugas, yang diemban mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), yang menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2021.

“Memasuki 2021, pandemi COVID-19 ternyata belum juga membaik, dan berdampak pada semua sektor kehidupan di masyarakat. Melihat kondisi ini, melalui KKN, mahasiswa harus ikut berperan dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Caranya, dengan mengedukasi masyarakat,” papar Rektor UPGRIS, Dr Muhdi SH MHum, disela pelepasan mahasiswa KKN UPGRIS, yang digelar secara daring dan luring, Selasa (26/1/2021).

Pihak kampus berharap, edukasi yang dilakukan mahasiswa dapat mengetuk kemauan masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan yaitu, menjaga jarak, memakai masker serta mencuci tangan dengan sabun. “Banyak yang bisa dilakukan dalam KKN ini, tak hanya kampanye 3M, atau bahkan 5M, tetapi bisa hal lain, agar penyebaran COVID-19 ini semakin bisa ditekan, dan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan meningkat,” jelasnya.

Rektor UPGRIS, Dr Muhdi SH MHum, saat melepas mahasiswa KKN 2021, yang digelar secara daring dan luring, di kampus tersebut, Semarang, Selasa (26/1/2021) – Foto Arixc Ardana

Disatu sisi melalui KKN, diharapkan dapat membentuk sikap serta perilaku, untuk senantiasa peka terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.  “KKN ini juga untuk melatih mahasiswa belajar bersama masyarakat, untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam pembangunan, membantu  dan memberdayakan masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan,” imbuh Muhdi.

Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat LPPM UPGRIS, Arisul Ulumuddin MPd menjelaskan, dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi saat ini, ruang lingkup pelaksanaan dilaksanakan di wilayah RT dan RW dari domisili masing-masing mahasiswa. “Sesuai dengan tema KKN, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Duta Perubahan Perilaku Pencegahan COVID-19 pada Masa Adaptasi Baru, kita harapkan para mahasiswa KKN bisa menjadi duta ubah laku di lingkungan mereka,” terangnya.

Sebelum dilakukan penerjunan, para mahasiswa sudah mengikuti pembekalan, evaluasi teori, survei dan penyusunan program kerja. Termasuk mendapat materi terkait komunikasi efektif di masa pandemi, team work dan etika. “Teknik pelaksanaan KKN meliputi bidang pendidikan, literasi numerasi, kesehatan dan lingkungan. Mereka juga juga mendapatkan materi bidang ekonomi dan kewirausahaan, serta pencegahan COVID-19, inovasi pada masa adaptasi baru serta ketahanan pangan pada masa adaptasi baru,” tutur Arisul.

Kegiatan KKN tersebut digelar mulai 26 Januari hingga 26 Februari 2021. Diikuti 954 mahasiswa, yang disebar di tujuh provinsi, Jateng, Jabar, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi, NTT, dan Papua. Dalam kegiatan pelepasan mahasiswa KKN tersebut, juga dibarengi dengan penandatanganan kerja sama antara UPGRIS dengan BKKBN Jateng. Dengan ruang lingkup, penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta konsultasi dalam lingkup program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana.

Lihat juga...