Korsel Perluas Larangan Pertemuan Kecil karena Pandemi

Seorang polisi, berjaga di zebra cross pada Malam Tahun Baru di tengah pandemi penyakit virus korona (COVID-19) di Seoul, Korea Selatan, Kamis (31/12/2020) – foto Ant

SEOUL – Korea Selatan, memperluas larangan pertemuan pribadi yang lebih besar dari empat orang, dan memperpanjang aturan jarak sosial yang belum pernah terjadi sebelumnya di Seoul dan daerah sekitarnya, hingga 17 Januari.

Menteri Kesehatan Korsel, Kwon Deok-cheol mengatakan, langkah-langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi peningkatan infeksi berkepanjangan, yang menyebabkan lonjakan kematian. Korea Selatan melaporkan adanya 824 kasus baru pada Jumat (1/1/2021) tengah malam. Jumlahnya turun dari 1.029 pada sehari sebelumnya. Penurunan yang terjadi menurut para pejabat, kemungkinan karena kurang pengujian selama liburan Tahun Baru. “Sebanyak 40 persen kasus terbaru dikaitkan dengan pertemuan kecil,” kata Kwon.

Larangan pertemuan semacam itu telah diberlakukan di Seoul dan daerah sekitarnya, sejak sebelum liburan Natal. Kebijakan tersebut akan berakhir pada Minggu (3/1/2021). Korsel juga memiliki pembatasan pada gereja, restoran, kafe, resor ski, dan tempat lainnya.

Kwon meminta maaf kepada masyarakat, karena harus menjaga aturan. Namu, ia tetapi berterima kasih kepada warga solidaritas dan kerja sama yang dilakukan oleh mereka. “Rencana untuk memulai vaksinasi pada Februari, beberapa bulan ke depan akan menjadi rintangan terakhir,” katanya.

Setelah keberhasilan awal dalam meredam gelombang infeksi sebelumnya, Korea Selatan telah berjuang untuk mengurangi lonjakan terbaru dan terbesar. Saat ini kasus harian di negara tersebut berkisar diangka 1.000 selama berminggu-minggu. (Ant)

Lihat juga...