Kota Bekasi Dapat Alokasi Pupuk Subsidi 396 Ton

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, sudah menetapkan rincian alokasi kebutuhan pupuk subsidi untuk sektor pertanian setempat. Awal tahun 2021 Kota Bekasi mendapat alokasi pupuk mencapai 396 ton untuk semua jenis kecuali jenis organik cair hanya mendapat 43 liter.

Adapun rincian untuk wilayah Kota Bekasi meliputi pupuk urea mencapai 203 ton, SP-36 ada 76 ton, jenis ZA 11 ton, NPK 89 ton, organik granul 17 ton, hingga total mencapai 396 ton ditambah pupuk organik cair 43 liter. Jumlah tersebut hampir sama dengan tahun sebelumnya meskipun alokasi kemungkinan berubah.

“Alokasi pupuk biasanya berubah-ubah, seperti pada tahun lalu. Realokasi sampai delapan kali dilakukan provinsi. Hal itu untuk mengikuti kebutuhan daerah,” ungkap Eko Revmawati, Kasi Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bekasi, kepada Cendana News, Senin (11/1/2021).

Eko Revmawati, Kasi Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kota Bekasi, saat dijumpai Cendana News, mengakui provinsi Jabar sudah mengeluarkan SK alokasi pupuk untuk setiap wilayah termasuk Kota Bekasi, Senin (11/1/2021). Foto: Muhammad Amin

Dikonfirmasi, apakah pupuk tersebut sudah bisa diambil oleh petani di warung yang ditunjuk, Eko Revmawati mengaku, belum melakukan pengecekan karena Surat Keputusan (SK) alokasi pupuk subsidi baru turun dari provinsi. Alokasi pupuk di Kota Bekasi tidak hanya untuk petani padi, tapi juga bagi petani sayuran dan lainnya.

Namun demikian, dia memastikan bahwa untuk pembelian pupuk subsidi diperketat sesuai dengan pengajuan melalui e-RDKK atau menggunakan kartu tani. Tahun ini jika tidak menggunakan kartu tani jangan berharap bisa mendapatkan pupuk subsidi.

“Kami sudah melakukan pendataan di lapangan sesuai petunjuk teknis untuk melakukan pendataan kebutuhan pupuk bagi petani melalui sosialisasi dan lainnya,” tukas dia.

Adapun rincian kebutuhan pupuk subsidi untuk sektor pertanian di wilayah Jawa Barat, sesuai keputusan kepala dinas tanaman pangan dan Hortikultura Jawa Barat di tahun 2021 dengan nomor 521.34/kep/01/PSP pada 4 Januari 2021 diketahui untuk daerah Kabupaten Bekasi mendapat alokasi pupuk urea mencapai 20.949 ton NPK 8.547 ton. Sedangkan Kota Depok hanya 24 ton untuk jenis urea.

Sementara wilayah Kabupaten Bogor mendapat alokasi pupuk subsidi jenis urea 22.744 ton dan NPK 10.617 ton. Alokasi pupuk subsidi untuk Jawa Barat sesuai data tersebut tahun ini di wilayah Kabupaten Garut mencapai 104.135 ton untuk jenis urea dan NPK 54.055 ton.

Disusul wilayah Kabupaten Sukabumi 68 .851 ton jenis urea, NPK 44.313 ton. Kabupaten Subang jenis urea 33.433 ton dan NPK 18.934 ton. Kabupaten Tasikmalaya Urea 50.355 ton, jenis pupuk NPK 25.750 ton.

Untuk wilayah Kabupaten Karawang alokasi pupuk subsidi mencapai 39.123 ton, NPK 17.301 ton. Kabupaten Purwakarta urea 10.740 ton, NPK 4.253 ton.

Muksin, sekretaris KTNA wilayah Kabupaten Bekasi, dikonfirmasi terpisah, berharap alokasi pupuk subsidi di setiap wilayah bisa segera tersedia. Dikatakan saat ini beberapa wilayah di kabupaten sudah memulai masa tanam.

“Seperti di Babelan sendiri, saat ini petani mulai turun ke sawah untuk menanam padi. Mereka tentunya berharap ketersediaan pupuk subsidi bisa tersedia,” ujarnya.

Lihat juga...