Masuki Semester Genap, Kota Bekasi Masih Terapkan Sistem PJJ

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi, melalui Dinas Pendidikan secara resmi mengeluarkan surat edaran tentang penyelenggaraan pembelajaran semester genap tahun ajaran 2020/2021. Poinnya mulai 11 Januari nanti menggunakan model pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Memperhatikan arahan Kementerian koordinator Bindang Perekonomian tertanggal 6 Januari bahwa pemerintah pusat mengatur kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PSBB dalam pengendalian Covid-19, untuk mengarahkan pembelajaran secara daring atau online,” ungkap Krisman Irwandi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, kepada Cendana News, Kamis (7/1/2021).

Melalui surat edaran nomor 421/112/Disdik secara resmi menegaskan, penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 di Kota Bekasi dilaksanakan mulai 11 Januari 2021 menggunakan model pembelajaran Jarak Jauh.

Selanjutnya penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan model simulasi pada semester genap yang semula akan dilaksanakan mulai 18 Januari ditunda sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut berkaitan dengan pembatasan kegiatan masyarakat untuk mengendalikan pandemi Covid-19.

Kepala Bidang pembinaan SD, SMP, PAUD dan Dikmas agar melaksanakan pengendalian PJJ untuk memastikan peserta didik tetap berada di rumah. Pengawas penilik melakukan monitoring, evaluasi dan pendampingan pada satuan pendidikan yang menjadi binaannya.

Dalam surat edaran itu juga menegaskan bahwa kepala satuan pendidikan bertanggungjawab terhadap PJJ untuk melakukan supervisi dan evaluasi dan memastikan pelayanan administrasi satuan pendidikan tetap berjalan dengan efektif.

“Kami berharap kepala satu pendidikan menginformasikan kepada orang tua atau wali murid untuk melakukan pengawasan pendampingan terhadap putra-putrinya di rumah dengan membatasi kegiatan di luar rumah,” papar Krisman.

Begitupun komite sekolah diminta berpartisipasi melaksanakan koordinasi dengan orang tua peserta didik membimbing, memperhatikan dan mengawasi dalam proses PJJ.

“Untuk proses pembelajaran semester genap sudah melaporkan resmi ke Wali Kota, terkait siaran pers yang dikeluarkan oleh Menko Perekonomian sebagai landasannya,” tukasnya.

Diakuinya, sebelumnya Disdik sudah menerima usulan sekitar 90 sekolah yang bersedia menggelar pembelajaran tatap muka. Tapi tegas Krisman itu belum dilakukan daftar periksa yang diverifikasi oleh tim verifikator yang memberdayakan pengawas sekolah yang ada.

“Sekolah yang mengusulkan PTM tersebut ketentuannya harus dilakukan daftar periksa persyaratan memuat komponen tentang protokol kesehatan tempat cuci tangan, disinfektan dan lainnya,” ucapnya memastikan bahwa Disdik sebenarnya sudah menyiapkan SPTMT dan PJJ.

Untuk PJJ menggunakan model pembeljaran efektif dengan mempergunakan Daring/online atau dirumah, sebenarnya model tersebut tidak jauh berbeda pada sebelumnya sesuai role model yang telah dilaksanakan semester sebelumnya.

Lihat juga...