Menikmati Kesunyian Alami Pantai Tapak Kera Kalianda

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Kota Kalianda memiliki beragam destinasi wisata bahari yang kerap jadi favorit bagi pecinta jalan-jalan. Menghadap ke arah barat dengan gugusan kepulauan Krakatau pantai-pantai di Kalianda memiliki keunikan bentang alam. Pantai Tapak Kera salah satunya, jadi destinasi wisata bahari yang kerap disukai pecinta wisata minat khusus.

Pantai di Dusun Kenjuruan, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda itu kerap jadi tujuan wisata di Lampung Selatan. Tengku Khalidsah, pecinta jalan-jalan dan fotografi menyebut pantai di bagian barat Lampung Selatan jadi favorit untuk mendapat objek foto menarik.

Bebatuan unik dengan kontur terjal salah satu saksi bisu endapan lava beku Gunung Krakatau jadi daya tarik pantai Tapak Kera, Merak Belantung, Kalianda Lampung Selatan, Minggu (17/1/2021) – Foto: Henk Widi

Memiliki bentang alam seperti teluk membuat pantai itu memiliki ombak relatif landai meski jarang dipakai berenang.

Lokasi pantai Tapak Kera sebutnya, bisa diakses dengan infrastruktur kawasan wisata Kalianda. Wisatawan asal pulau Jawa bisa melakukan perjalanan melalui kapal ferry dari Merak ke Bakauheni.

Idealnya perjalanan memakai mobil dan motor bisa ditempuh dalam waktu setengah jam dari pelabuhan Bakauheni. Setelah melintasi Jalan Lintas Sumatera, akses bisa ditempuh melalui jalan desa.

“Destinasi wisata pantai Tapak Kera kerap jadi objek untuk pecinta fotografi mengabadikan momen matahari terbenam, menikmati kesunyian karena masih jarang dikunjungi. Imbas akses jalan yang masih berupa jalan tanah dan pengelolaan dilakukan swadaya oleh masyarakat,” terang Tengku Khalidsah saat ditemui Cendana News, Minggu (17/1/2021).

Pemuda asal Ketapang, Lampung Selatan itu menyebut, akses menuju ke pantai Tapak Kera jauh dari kesan sempurna. Sebab sebagian akses jalan merupakan aset sebuah perusahaan tambak udang.

Jalan setapak yang digunakan bahkan sulit dilintasi mobil sehingga harus diparkirkan pada satu lokasi terdekat. Aktivitas hiking atau jalan kaki dari lokasi parkir bisa ditempuh sekitar 10 menit.

Kontur perbukitan saat penghujan dipenuhi dengan tanaman lahan pertanian milik warga. Beberapa kebun warga ditanami jagung, pisang menambah keindahan menuju pantai Tapak Kera.

Meski musim penghujan, hijaunya kebun jagung dan pemandangan alam jadi daya tarik pecinta wisata petualangan. Sebagai pecinta wisata minat khusus, meski berjalan kaki keindahan alam yang tersaji jadi pelepas penat.

“Udara sejuk sepoi-sepoi tersaji oleh rerimbunan berbagai jenis vegetasi pantai, salah satunya waru pantai membentuk kanopi untuk berteduh,” terang Tengku Khalidsah.

Pemandangan alam saat tiba di pantai disuguhi pasir putih. Pada bagian kiri dan kanan bukit dengan tanaman vegetasi pantai jadi latar belakang menarik.

Pada sisi sebelah kanan menghadap barat jajaran bukit karang jadi ciri khas. Sebagian bukit karang membentuk laguna yang kerap dipakai untuk menikmati deburan ombak. Saat surut ia bisa mencapai tebing pantai mencari spot foto terbaik.

Bentang alam pantai Tapak Kera sebutnya memiliki ceruk dan lokasi tempat berteduh. Lokasi tersebut jadi tempat persembunyian kawanan kera yang berada di perkebunan sehingga dikenal sebagai tapak kera.

Kera yang memiliki bulu kecoklatan kerap tidak terlihat karena memiliki warna sama dengan bukit karang. Ia menjadikan batu karang sebagai spot untuk mengabadikan foto.

“Kala angin berhembus sepoi-sepoi cocok menerbangkan drone kamera untuk mengabadikan video dan foto dari udara,” tegasnya.

Lelah menyusuri kontur bukit karang dan mengabadikan foto, Tengku Khalidsah mengaku bisa istirahat. Masyarakat yang mengelola membuat beberapa ayunan pada pohon waru.

Bagi pecinta fotografi ia memastikan aktivitas ayunan juga bisa menjadi background menarik. Wisatawan sebutnya akan lebih tepat membawa bekal makanan, minuman dari rumah. Sebab fasilitas warung belum tersedia di lokasi tersebut sehingga harus disediakan wisatawan.

Mengajak salah satu temannya, Cici dan keluarga lainnya pantai Tapak Kera bisa jadi tempat bersantai. Ia menyebut hanya cukup menyediakan biaya parkir sebesar Rp10.000 untuk motor.

Sebagai destinasi wisata yang jarang dikunjungi ia menyebut keheningan bisa dinikmati. Privasi yang terjaga seolah menjadikan pantai Tapak Kera seperti pantai pribadi. Sebagian pengunjung dominan nelayan pemancing dan pencari ikan memakai perahu.

Tengku Khalidsah menyebut keindahan pantai tersebut cukup alami. Belum ada sentuhan seperti objek wisata lain yang dikelola masyarakat.

Namun kondisi tersebut justru jadi keunikan dan daya tarik alami sekaligus magnet pecinta wisata minat khusus. Bagi pecinta fotografi latar belakang laut biru, paduan pasir putih dan perpaduan bukit hijau menjadi background foto yang indah.

“Para pecinta fotografi kerap memakai latar belakang pantai untuk pre wedding serta menambah koleksi galeri foto di media sosial,” jelasnya

Cici, sang rekan menyebut memilih pantai Tapak Kera untuk mengabadikan foto terbaik. Ia akan mengunggahnya pada media sosial Instagram.

Cuaca mendukung dengan matahari yang tidak terlalu terik menjadikan ia bisa mengabadikan foto yang menarik. Meski pantai menyerupai teluk namun pantai tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk mandi dan berenang.

“Kontur pantainya tidak cocok untuk mandi dan berenang karena potensi tarikan ombak serta batu karang terjal kurang aman jadi cukup menikmati pemandangan,” bebernya.

Meski untuk mencapai pantai Tapak Kera harus berjalan kaki, Cici menyebut keindahan memanjakan mata. Pengelolaan yang lebih baik sebutnya akan menjadikan pantai tersebut jadi destinasi favorit.

Terlebih keindahan pantai-pantai Kalianda kerap dikunjungi wisatawan dari luar Lampung Selatan. Penginapan disediakan pada Grand Elty Krakatoa dan sejumlah homestay.

Cici menyebut akan lebih bagus mengunjungi pantai Tapak Kera jelang senja. Sebab matahari terbenam di pantai bisa jadi sajian indah dan menakjubkan saat diabadikan dengan kamera.

Para pemburu foto memilih menunggu senja untuk mendapat foto dari bebatuan karang. Meski indah dan menarik tingkat kehati-hatian tetap diperlukan agar nyaman saat berkunjung ke pantai Tapak Kera.

Lihat juga...