OKU Tunda KBM Tatap Muka

Ilustrasi, sekolah tatap muka – Foto Ant

BATURAJA – Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), menunda Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, yang sebelumnya direncanakan dimulai 4 Januari 2021.

Penundaan dilakukan, mengingat masih tingginya penyebaran COVID-19 di Sumsel. “Penundaan ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan, yang menunda kegiatan belajar tatap muka hingga batas waktu yang belum ditentukan,” kata Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah, melalui Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Ahmad Azhar, di Baturaja, Minggu (3/1/2021).

Apalagi saat ini Kabupaten OKU berstatus zona merah COVID-19. Sehingga dinilai belum memungkinkan untuk menggelar KBM tatap muka. Hanya saja, pihaknya akan menggelar rapat terbatas, bersama pihak terkait, guna membahas jadwal pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan OKU, Teddy Meilwansyah – foto Ant

“Untuk jadwal belajar tatap muka kapan dilaksanakan, masih menunggu kesepakatan antara Pemkab OKU, Kejari, Polres dan pihak terkait lainnya, dalam rapat yang akan digelar pada Selasa (5/01) nanti,” jelasnya.

Sambil menunggu hasil rapat tersebut, kegiatan belajar mengajar siswa tetap dilaksanakan secara daring seperti sebelumnya. “Tetap secara daring, atau pembelajaran dari rumah,” tandasnya.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengeluarkan izin digelarnya KBM tatap muka untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan dijadwalkan dimulai 4 Januari 2021. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Mahdi Noor mengatakan, izin pembelajaran tatap muka hanya untuk tujuh SMP dan 22 SD. “Izin sekolah tatap muka kami berikan setelah ada rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) COVID-19,” jelas Mahdi Noor, Minggu (3/1/2021).

Untuk jenjang SMP, sebelumnya ada 60 lembaga yang mengajukan pembelajaran tatap muka. Namun, hanya tujuh lembaga atau 11,6 persen yang diberikan izin. Tujuh SMP yang melaksanakan pembelajaran tatap muka adalah, SMP Negeri 1 Tanjung, SMP Negeri 3 Tanjung, SMP Negeri 6 Tanjung. Selanjutnya SMP Negeri 1 Tanta, SMP Negeri 3 Murung Pudak, SMP Negeri 3 Haruai dan SMP Negeri 6 Muara Uya.

Sedangkan untuk jenjang SD, yang menerima izin pembelajaran tatap muka adalah, SD Negeri 3 Kembang Kuning, SD Negeri 2 Tanjung, SD Negeri 5,8 Tanjung. Kemudian, SD Negeri 1 dan 2 Wayau, SD Negeri Kambitin, SD Negeri Wikau, SD Negeri Mahe Sebrang, SD Negeri Panaan. Kemudian, SD Negeri 2 Jangkung, SD Negeri Puain Kiwa, SD Negeri 1 Pamarangan Kiwa, SD Negeri Banyu Tajun dan SD Negeri Dukuh. Sementara untuk pembelajaran tatap muka untuk di Taman Kanak-kanak (TK), PAUD dan Kelompok Bermain masih ditunda sampai Februari 2021. (Ant)

Lihat juga...