Pelaku Curanmor di Banyumas Incar Kawasan Sepi

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali marak di wilayah Banyumas. Kali ini, kawanan pelaku pencurian sepeda motor lebih banyak menyasar kawasan area parkir masjid serta tepi jalan sepi, seperti di area persawahan.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman L Hakim, mengatakan, ada 13 pelaku curanmor yang diamankan dari 13 lokasi yang berbeda. Sebagian besar lokasi yang disasar untuk melakukan aksi curanmor adalah area parkir masjid serta persawahan yang sepi.

“Modusnya mereka menggunakan kunci palsu dan memilih lokasi parkir yang sepi sebagai target operasi, seperti area parkir masjid serta kendaraan yang diparkir di tepi sawah yang sepi,” kata Kapolresta, Senin (25/1/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry, mengatakan beberapa pelaku merupakan residivis, dan di antaranya ada yang berusaha untuk melarikan diri saat ditangkap, sehingga petugas harus melumpuhkannya dengan timah panas.

“Ada dua yang terpaksa harus dilumpuhkan, karena berusaha melarikan diri,” jelasnya.

Tiga pelaku curanmor yang ditangkap, yaitu AEP (33) warga Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, IBU (39) warga Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, dan AP (35) warga Desa Dukuhwaluh, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas. Sedangkan dua penadah barang curian yang diamankan yaitu RY (31) warga Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas dan AAH alias Kampleng (32) warga Desa Sumbang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut terjadi dalam kurun waktu sebulan terakhir. Baik pemetik di lapangan hingga penjualan dan penadah beraksi dengan sangat cepat, sehingga 13 sepeda motor yang dicuri semuanya sudah terjual.

“Barang hasil curanmor ini dijual melalui media sosial, penadahnya ada yang di Kabupaten Purbalingga, Cilacap dan Wonosobo, barang tersebut terjual dengan cepat dengan kisaran harga Rp1 juta hingga Rp3 juta, tergantung kondisi kendaraannya,” jelas Kompol Berry.

Kasat Reskrim mengimbau agar masyarakat Banyumas lebih meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan miliknya sudah disertai kunci pengaman jika ditinggal di lokasi parkir. Terlebih untuk lokasi parkir yang cenderung sepi.

“Sasaran curanmor ini sekarang sudah mengarah ke wilayah-wilayah yang sepi, mereka juga sudah menghitung jam-jam yang sepi orang pada waktu tertentu, sehingga pastikan kendaraan dilengkapi kunci pengaman saat ditinggal,” ucapnya.

Lihat juga...