Pelaku Perampokan di Kota Semarang dari Kelompok Lampung

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Jagat dunia maya di Indonesia dihebohkan dengan video singkat penangkapan tersangka pelaku perampokan yang dilakukan jajaran petugas Resmob Polrestabes Semarang, di-backup oleh Subdit Jatanras Polda Jawa Tengah.

Para pelaku tersebut sebelumnya melakukan perampokan kepada karyawan distributor gas LPG di Jalan Krakatau VIII, Karang Tempel, Semarang pada Senin (18/1/2021). Dalam aksi tersebut, perampok berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp561 juta. Tidak lama berselang, mereka berhasil disergap polisi di Jalan Cikoneng Ciamis Jawa Barat, Kamis (20/1/2021).

“Lima pelaku berhasil kita tangkap dalam pelariannya di perbatasan antara Tasikmalaya dan Ciamis, atau tepatnya di Jalan Raya Cikoneng Ciamis, Jawa Barat, pada Kamis, (20/1/21), sekitar pukul 14.00 WIB,” papar Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar dalam gelar perkara di kantor Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021).

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, dalam gelar perkara di kantor Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/1/2021). –Foto: Arixc Ardana

Dalam penyelidikan lanjutan, para pelaku ini diketahui berasal dari jaringan Lampung. Tercatat, empat dari lima pelaku yang berhasil ditangkap berasal dari Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.

Mereka, yakni Rahmat (40 tahun), Frans Panjaitan (37), Vidi Kondian (21) dan Maftuhi (26). Sementara, satu tersangka lain, Moch Agus Irawan, yang menjadi penunjuk jalan. Nama terakhir ini juga orang dalam, sehingga paham dengan situasi di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk mobil yang digunakan para pelaku, tiga pistol rakitan hingga uang tunai sebesar Rp292,5 juta.

“Jadi yang mengundang kelompok Lampung ini, Moch Agus Irawan, yang sebelumnya sudah kenal dengan Frans Panjaitan. Saat ini, kita juga masih melakukan pengejaran kepada seorang pelaku lainnya, yang sudah kita ketahui identitasnya. Pelaku ini juga orang dalam,” tambahnya.

Kombes Irwan menambahkan, kelompok Lampung tersebut sudah datang ke Kota Semarang sejak 7 Januari 2021. Sebelum melancarkan aksinya, para pelaku juga sudah melakukan pengamatan terlebih dulu. Termasuk mencari kendaraan roda dua yang akan digunakan saat melakukan perampokan.

“Dua unit kendaraan roda dua yang digunakan saat merampok, juga sudah kita amankan. Rupanya motor tersebut dicuri kelompok ini pada Sabtu (16/1/2021), untuk digunakan pada aksi perampokan pada Senin (18/1/2021),” bebernya lebih lanjut.

Setelah melakukan perampokan, para pelaku melarikan diri ke arah Banyumanik, Kota Semarang, dan meninggalkan motor yang digunakan. Untuk selanjutnya menggunakan mobil sewaan menuju Yogyakarta, hingga akhirnya disergap di Ciamis.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana, menambahkan, setelah mendapatkan informasi keberadaan komplotan rampok, tim Resmob yang didukung Subdit Jatanras Polda Jateng langsung melakukan pengejaran dan dapat diketahui keberadaan para pelaku di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.

“Para pelaku berhasil kita temukan di salah satu penginapan di Ciamis. Setelah kita pastikan mereka para tersangka yang kita buru, langsung dilakukan penyergapan di tengah jalan, ” terangnya.

Dalam proses penyergapan ini, sejumlah warga di sekitar wilayah tersebut mengambil gambar secara amatir, dan mengunggahnya ke media sosial sehingga viral. Terlepas dari itu, para pelaku akan dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Lihat juga...