Pelaku Seni Budaya Berkreasi Secara Virtual di Tengah Pandemi

Editor: Makmun Hidayat

BEKASI — Pandemi Covid-19 hampir membelenggu dunia seisinya. Mulai dari belahan barat hingga timur, utara hingga selatan semua berjuang memproteksi diri dari sergapan virus mematikan tersebut. 

Dampaknya pun sungguh luar biasa, hampir semua lini kehidupan menjadi mandek, politik, sosial, ekonomi, kesehatan hingga giat budaya seolah mati suri. Semua tiarap tidak berani terbuka, semua aktivitas dibatasi, terbelenggu dan memaksa semua kegiatan rapat, peresmian, dilakukan secara virtual  melalui dunia maya.

“Kreativitas seni dan budaya tidak boleh mati meskipun pandemi,” demikian ungkap budayawan Maja Yusirwan yang lebih akrab dipanggil Aki Maja, kepada Cendana News, Minggu (17/1/2021).

Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Melayu Betawi (LKMB) mengakui dampak  dampak Covid-19 sangat dirasakan termasuk bidang seni dan budaya.

Namun sebagai orang yang cerdas, tegasnya tentu tidak begitu saja mengalah dengan keadaan yang terjadi. Panggung, tempat hiburan, tempat wisata tutup total, namun bukan berarti kreativitas mati. Kreativitas dimiliki mereka yang cerdas berjiwa seni tinggi.

“Apalagi sekarang kita hidup di tengah kecepatan transformasi teknologi, yah gunakan teknologi itu sebagai media berkesenian, berkebudayaan dan kreativitas. Berseni budaya digital,” papar Aki Maja.

Menyiasati itu ia mengajak semua pelaku seni dan budaya tidak  terbelenggu dan apatis serta masa bodoh, karena hidup harus terus berjalan. Di tengah gempuran media digital dan dunia maya dapat dilakukan sebagai terobosan baru.

Hal itu jelasnya cukup menjanjikan dan memberi ruang lebih luas tanpa kena dampak virus Covid-19 karena dia ditayangkan melalui jejaring online menggunakan internet dengan aplikasi android pada ponsel, PC dan televisi maupun radio. Dengan kemampuan dan kecerdasan digital, media sosial berbagai kreativitas dapat disalurkan.

“Saya dapat melakukan itu semua. Melalui dua youtube channel yang dikerjakan sebagai media edukasi, informasi budaya dan hiburan,”paparnya.

Melalui channel tersebut Aki Maja berbagi informasi pendidikan, seni budaya, sosial dan berbagai fenomena yang dialami oleh masyarakat. Bahkan beberapa tokoh publik ikut bermain dalam tayangan tersebut seperti Bapak Tri Adhianto, Wakil Walikota Bekasi, H. Heri Koswara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ratu Topeng Mpok Karlin serta sederet tokoh publik populer lainnya.

“Karena berkerumun dilarang, kita dapat menyiasatinya dengan kegiatan virtual, daring atau webinar,” lanjut Aki Maja.

Beberapa kegiatan webinar nasional maupun internasional diikuti juga oleh Aki Maja untuk terus menambah informasi budaya dan meng-update informasi dan pengetahuan yang berkembang sangat cepat.

Lihat juga...