Pemkab Batang Daftarkan 15.000 Warganya di Jaminan Kesehatan BPJS

Bupati Batang, Wihaji, saat memberikan santunan kepada warga kurang mampu, Senin (4/1/2021) – foto Ant

BATANG – Sebanyak 15.000 warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendapat jaminan kesehatan BPJS, yang kepesertaanya dibiayai oleh pemerintah daerah.

Anggaran untuk program tersebut mencapai Rp4,1 miliar per tahun. “Pemkab telah mengalokasikan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk jaminan kesehatan pada 15 ribu warga miskin,” kata Bupati Batang, Wihaji, usai memberikan santunan pada dua penderita stroke di Batang, Senin (4/1/2021).

Pada Senin (4/1/2021), kehadiran Bupati Batang menjadi berkah bagi pasangan suami-istri Suyitno dan Munifah, yang sedang menderita sakit stroke. Mereka mendapat bantuan untuk melunasi hutang sebesar Rp600 ribu. Serta bantuan operasional perawatan ke rumah sakit sebesar Rp3 juta. “Saya menyakini jika awal tahun kita melakukan hal baik maka hari berikutnya akan lebih baik lagi,” katanya.

Wihaji mengatakan, program tilik (berkunjung) warga, sangat direspon oleh masyarakat. Sehingga kegiatan ini akan terus ditindaklanjuti. “Tilik warga sedikit banyak menolong mereka. Mungkin banyak warga yang sakit semacam ini, tetapi kami akan memprioritaskan bagi warga yang tidak mampu,” tandasnya.

Melalui program tilik warga, bupati akan menemukan permasalahan yang dihadapi warga tidak mampu. Apakah mengenai kepemilikan jaminan kesehatan, atau persoalan biaya operasional pengobatan. “Oleh karena, kami siap membantu, misalnya pesertaanya BPJS kesehatan mandiri karena sakit tidak bekerja, akhirnya berhenti maka pemkab akan mengurus agar mendapat jaminan kesehatan yang dibiayai melalui dana APBD,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...