Pemkot Bogor Siapkan Rumah Sakit Lapangan di Gor Pajajaran

Dinas Kesehatan Kota Bogor – foto Ant

BOGOR – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menjadikan kantor Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), yang ada di Kompleks GOR Pajajaran, sebagai Rumah Sakit Lapangan (RSL). Rumah sakit untuk merawat pasien positif COVID-19. Ditargetkan RSL dapat dioperasikan pada Januari 2021, meski saat ini persiapannya masih diangkar sekira 50 persen.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan, penyiapan RSL di Dispora di Kompleks GOR Pajajaran, untuk menambah kapasitas ruang perawatan bagi pasien positif COVID-19. “Pengadaan RSL ini, persiapannya baru sekitar 50 persen,” katanya, Senin (4/1/2021).

Ilham Chaidir menyebut, daya tampung ruang perawatan di RSUD Kota Bogor sangat terbatas. Dan pengadaan RSL di GOR Pajajaran dapat menambah sekira 70 tempat tidur. Selain menyiapkan fasilitas fisik RSL, Dinas Kesehatan juga menyiapkan sumber daya manusianya yakni tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya.

Diharapkan, pengadaan RSL berjalan lancar dan secepatnya dapat dioperasikan. “Karena, kasus positif COVID-19 di Kota Bogor trennya masih tinggi, maka RSL harus cepat selesai,” tandasnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, pihaknya menyiapkan RSL di Kompleks GOR Pajajaran untuk penanganan pasien positif COVID-19. “RSL ini dapat menampung sampai 70 pasien positif COVID-19 dan ditargetkan bisa dioperasikan pada Januari 2021 ini,” kata Bima Arya.

Tempat tidur untuk pasien COVID-19 di RSUD Kota Bogor ada 120 unit, dan segera ditambah 30 unit, sehingga menjadi 150 tempat tidur. Dan saat ini dilaporkan, dalam kondisi sudah hampir penuh. Pemkot Bogor juga sudah menyediakan tempat isolasi bagi pasien positif COVID-19 tanpa gejala atau OTG, di Gedung PPSDM milik Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido Kabupaten Bogor. (Ant)

Lihat juga...