Penumpang Liburan Meningkat, KAI Semarang Pastikan Penerapan Prokes

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Selama masa angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021, jumlah penumpang yang dilayani PT KAI Daop 4 Semarang mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan jumlah kereta yang dijalankan, tercatat ada sebanyak 56 KA Jarak Jauh dan KA Lokal.

“Kita pastikan layanan diberikan secara optimal. Termasuk dari segi penerapan protokol kesehatan (prokes). Perjalanan KA pada masa pandemi, senantiasa mengikuti prokes yang ketat sebagaimana aturan yang ditetapkan oleh pemerintah,” papar Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, saat dihubungi di Semarang, Jumat (1/1/2021).

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, saat dihubungi di Semarang, Jumat (1/1/2021). Foto: Arixc Ardana

Dipaparkan, penerapan prokes tersebut tidak hanya untuk penumpang KA jarak jauh, namun juga KA lokal, yang melayani antar wilayah di Jateng seperti KA Kaligung, Blora Jaya, dan Kedungsepur.

“Kita pastikan setiap penumpang KA, selalu dalam kondisi sehat. Kita cek suhu badannya, hingga menjaga jarak. Memang untuk KA lokal di wilayah Daop IV, tidak diwajibkan syarat bebas covid-19, meski demikian kita tetap lakukan pemantauan,” terangnya.

Salah satunya, dengan penyediaan posko kesehatan di lima stasiun, yakni Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, dan Cepu yang selalu siaga 24 jam.

“Setiap penumpang yang merasa kurang sehat, bisa langsung memeriksakan diri. Di setiap posko kesehatan tersebut, juga sudah berjaga dokter atau pun paramedis. Setidaknya ada tujuh orang dokter umum, dan 18 orang paramedis yang akan siap membantu memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa KA di stasiun,” tandasnya.

Sementara, bagi penumpang KA jarak jauh, diwajibkan melakukan rapid test antigen dengan hasil negatif . Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai syarat melakukan perjalanan, yang mulai diberlakukan pada 22 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.

“Sebelumnya calon penumpang KA jarak jauh, hanya diwajibkan untuk rapid test, namun seiring dengan kebijakan baru tersebut, mereka diharuskan rapid antigen. Meski dari segi biaya yang dikeluarkan lebih mahal, yakni Rp 105 ribu dibanding rapid test, Rp 85 ribu, namun hal tersebut tidak menyurutkan niat masyarakat dalam menggunakan jasa KA jarak jauh,” terangnya.

Diterangkan, layanan rapid antigen di wilayah Daop 4 Semarang bisa dilakukan di Stasiun Tawang yang dimulai pada pukul 07.00 WIB -19.00 WIB, serta di Stasiun Tegal yang dilayani pada pukul 10.00 WIB-16.00 WIB. Untuk dapat mengikuti rapid antigen di kedua stasiun tersebut, calon penumpang diwajibkan menunjukkan tiket keberangkatan yang sudah mereka miliki.

“Surat keterangan hasil rapid antigen negatif berlaku selambat-lambatnya 3 hari, sejak diterbitkan. Sehingga kita minta agar penumpang melakukan rapid antigen, sehari sebelum keberangkatan. Sementara bagi yang sudah memiliki surat keterangan hasil swab test, juga bisa digunakan. Berlaku maksimal 14 hari sejak diterbitkan,” tandas Krisbiyantoro.

Hal senada juga disampaikan EVP PT KAI Daop 4 Semarang, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso. Meski ada peningkatan jumlah penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru, pihaknya memastikan seluruh prokes diterapkan dengan ketat.

“Kita berharap dengan penerapan prokes tersebut, seluruh penumpang dan petugas KA, selalu terjaga dari pandemi covid-19. Ayo bersama sama lawan covid-19 dengan konsisten menjalankan protokol kesehatan dan 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker,” pungkasnya.

Lihat juga...