Polisi Dalami Izin Pemukiman di Lahan Longsor Sumedang

BANDUNG – Kepolisian menyatakan bakal mulai mendalami izin pembangunan pemukiman di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang dilanda longsor hingga belasan jiwa tewas tertimbun.

“Ini akan kami dalami, sisi perizinannya seperti apa,” kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri di lokasi longsor, Minggu (10/1/2021).

Dofiri sendiri menilai lahan miring tersebut memang tidak laik dijadikan hunian masyarakat. Pasalnya, longsor memang berpotensi terjadi di kawasan itu.

“Area seperti ini di bangun perumahan seyogyanya memang sangat rawan. Tetapi, nanti kita akan dalami,” kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga menyebut, kawasan lahan miring itu memang seharusnya tidak dipaksakan untuk menjadi pemukiman.

Menurutnya, peristiwa longsor itu bisa menjadi contoh yang berakibat bencana hingga menelan korban jiwa. Maka, ia pun meminta seluruh pihak agar memahami risiko tersebut.

“Tentu tidak (layak dihuni), dan ini menjadi kewaspadaan dan peringatan, tidak sesederhana boleh atau tidak boleh, tapi kita sebagai masyarakat pemerintah harus bekerja sama,” kata Ridwan Kamil.

Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pun telah meminta kepada masyarakat setempat agar bersedia untuk dilakukan relokasi sementara, hingga menunggu hasil kajian mendalam tentang kerawanan kawasan tersebut. (Ant)

Lihat juga...