Prioritaskan Kesehatan, Semua Objek Wisata di Lamsel Tutup

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Cegah klaster penyebaran Covid-19 atau Corona Virus Disease, objek wisata di Lampung Selatan (Lamsel) tutup sementara.

Nanang Ermanto, Bupati Lampung Selatan menegaskan, memperketat pengawasan objek wisata demi faktor kesehatan. Sesuai surat edaran nomor 15 Tahun 2020 sejumlah objek wisata wajib tutup untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Penutupan objek wisata di Lamsel sebut Nanang Ermanto tanpa terkecuali dimulai sejak Kamis (31/12/2020) hingga Jumat (1/1/2021).

Tim satuan tugas Covid-19 tingkat kabupaten, kecamatan dan desa wajib memperhatikan objek wisata yang kerap dikunjungi saat libur tahun baru. Kepadatan objek wisata sebutnya berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19.

Potensi kedatangan wisatawan asal luar daerah yang tidak terdeteksi kesehatan tanpa rapid test jadi pilihan objek wisata ditutup.

Beberapa objek wisata yang dipastikan tutup di Lamsel meliputi pantai Minangrua, pantai Batu Putih, pantai Kalianda, pantai Sebalang dan objek wisata bahari lain. Sejumlah objek wisata tirta Way Belerang, objek wisata buatan Menara Siger tutup sementara.

“Prioritas kesehatan bagi masyarakat Lamsel agar klaster baru penyebaran Covid-19 bisa dihindari dengan pemberitahuan resmi melalui akun media sosial objek wisata masing-masing. Bertujuan agar wisatawan tidak menimbulkan kerumunan saat tahun baru,” terang Nanang Ermanto saat melakukan inspeksi mendadak di pantai Minang Rua, Jumat (1/1/2021).

Kepada sejumlah pengelola hotel, penginapan, cottage, vila reservasi telah ditutup saat tahun baru. Namun bagi pengelola hotel yang telah menerima reservasi secara online jauh hari tetap diperkenankan menerima tamu.

Bagi pengunjung yang datang saat tahun baru pengelola wajib menolak untuk masuk ke area objek wisata. Sejumlah pengunjung hotel juga wajib menunjukkan surat rapid test bebas Covid-19.

Saiman Alex, ketua Pokdarwis Minangrua Bahari, Desa Kelawi menyebut objek wisata pantai ditutup selama dua hari. Pengawasan kepada pengunjung sebutnya dilakukan mulai dari pintu masuk area objek wisata. Berjarak sekitar ratusan meter dari lokasi objek wisata, petugas melakukan pemeriksaan kepada pengunjung yang akan masuk.

Banner pengumuman penutupan objek wisata telah kami pasang sehingga pengunjung diputar-balik dan boleh datang saat objek wisata dibuka,” terang Saiman Alex.

Pada kondisi normal pembukaan objek wisata, protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Pengunjung wajib memakai masker, kapasitas area pantai dibatasi.

Pembatasan dilakukan dengan menghitung kapasitas sejumlah saung, area warung dan pantai meminimalisir kerumunan. Tempat cuci tangan pakai sabun, pemindaian suhu tubuh disiapkan oleh petugas Pokdarwis.

Hal yang sama juga diakui oleh Suwito, penjaga objek wisata Menara Siger. Sesuai instruksi objek wisata tersebut tidak melayani pengunjung saat libur tahun baru.

Banner imbauan kawasan wisata sehat wajib memakai masker telah dipasang pada pintu masuk. Pemasangan portal dan penutupan gerbang dilakukan oleh petugas untuk menghindari pengunjung datang.

“Pengunjung yang datang kerap berasal dari luar daerah Lampung tanpa kita ketahui riwayat kesehatannya, jadi sementara ditutup,” tegas Suwito.

Penerapan protokol kesehatan juga menjadi pantauan bagi jajaran Polsek Penengahan.

AKP Hendra Saputra, Kapolsek setempat melakukan razia pada objek wisata yang nekat beroperasi saat ada larangan dibuka. Sejumlah objek wisata yang ditutup sebutnya mendapat pemantauan dari Satgas Covid-19.

Kapolsek Penengahan, AKP Hendra Saputra (kanan), melakukan pemeriksaan kondisi objek wisata pantai Minangrua, Desa Kelawi, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan yang ditutup menghindari penyebaran Covid-19, Jumat (1/1/2021) – Foto: Henk Widi

Tindakan tegas kegiatan menimbulkan kerumunan telah dilakukan oleh Polsek Penengahan pada sejumlah lokasi.

Koordinasi pendisiplinan prokses pada objek wisata sebut AKP Hendra Saputra dilakukan oleh Satgas Covid-19. Satgas sebutnya telah melakukan penutupan pada objek wisata 6 titik objek wisata pantai, 2 titik objek wisata tirta, 1 titik objek wisata buatan.

Prioritas kesehatan sebutnya dilakukan sebab wilayah Polsek Penengahan merupakan akses terdepan keluar masuk pulau Sumatera.

Lihat juga...