Rendahnya Kinerja ‘Tracing’ Sebabkan Penularan Senyap Covid-19

Ilustrasi -Dok: CDN

BANJARMASIN – Anggota Tim Pakar Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Prof. Dr. Dr. Syamsul Arifin, M.Pd., mengatakan kinerja penelusuran kontak erat atau upaya tracing dan tracking harus menjadi prioritas utama, sehingga rasio lacak isolasi dapat mendekati standar yang ditetapkan WHO.

“Harapan kita kepada pemerintah selain terus meningkatkan jumlah testing 1: 1000 penduduk tiap pekan dan upaya perawatan yang optimal, sehingga keterisian tempat tidur kurang dari 60 persen,” kata dia di Banjarmasin.

Menurut Syamsul, dengan melakukan tes Covid-19 disertai lacak semua kontak dan dilakukan isolasi bagi yang terkonfirmasi, dapat menurunkan nilai Effective Reproduction Number (Rt) sebesar 64 persen dibandingkan melakukan tes tanpa disertai lacak dan isolasi hanya diperoleh penurunan Rt sebesar 2 persen.

“Rt yaitu angka penambahan kasus yang terjadi di lapangan setelah mendapatkan berbagai intervensi. Rt yang angkanya kurang dari 1, maka intervensi yang dibuat pemerintah, fasilitas kesehatan maupun masyarakat bisa dikatakan berhasil,” kata Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran ULM itu.

Berdasarkan data base Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 rata-rata orang yang dilakukan tes 34.340 orang (standar WHO 38.500), rasio lacak isolasi 1,54 (standar WHO 30) dan perawatan yang dilihat dari tingkat keterisian tempat tidur berkisar 70-80 persen (standar WHO kurang dari 60 persen).

Memperhatikan data tersebut, kata dia, maka kinerja penelusuran dan pelacakan yang kurang optimal dibandingkan kinerja tes dan perawatan.

Padahal, strategi 4T (testing, tracing, tracking dan treatment) merupakan suatu kegiatan yang saling keterkaitan.

“Sangat rendahnya kinerja tracing dan tracking dapat menjadi penyebab penularan senyap di tengah masyarakat, dan akan terus berkontribusi terhadap peningkatan angka positive rate akibat gagal dalam memutus rantai penularan,” ujarnya. (Ant)

Lihat juga...