Ribuan Warga Amsterdam Menentang Kebijakan Penguncian Nasional

DEN HAAG  – Polisi anti huru-hara Belanda menggunakan meriam air untuk membubarkan sekitar dua ribu pengunjuk rasa yang menentang penguncian nasional COVID-19 di Amsterdam pada Minggu (17/1).

Massa berkumpul di alun-alun depan galeri seni Museum Van Gogh dan Rijksmuseum, dengan membawa spanduk bertuliskan “Kebebasan: setop pengepungan ini” dan meneriakkan “Apa yang kita inginkan? Kebebasan!”.

Tidak ada seorang pun yang menggunakan masker, yang diwajibkan ketika berada di luar ruangan, dan hanya sedikit yang menjaga jarak fisik, sehingga memicu otoritas untuk membubarkan kerumunan, demikian pihak berwenang melalui pernyataan.

Pemerintah setempat menolak izin unjuk rasa yang digelar di Alun-alun Museum. Massa pun menolak untuk dibubarkan ketika aparat kepolisan memintanya pergi. Sejumlah pengunjuk rasa juga melemparkan petasan ke arah petugas.

Lihat juga...