RSUD dr Slamet Garut Ditambahi 20 Ventilator

Emergency ventilator produk lokal untuk penanganan pasien COVID-19 - Foto Ant

GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, menambah 20 ventilator sebagai alat bantu pernapasan untuk pasien COVID-19 dengan gejala berat, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut.

“Dalam dua sampai tiga hari ke depan, kita akan menambah alat kesehatan 20 ventilator,” kata Bupati Garut, Rudy Gunawan, Minggu (10/1/2021).

Menurutnya, pandemi COVID-19 di Kabupaten Garut masih terjadi. Dan setiap harinya terus ditemukan kasus terkonfirmasi positif, dengan kondisi tanpa gejala maupun menunjukkan gejala berat. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Garut terus berupaya melakukan langkah konkret, untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan COVID-19. Termasuk menangani pasien bergejala berat di rumah sakit. “Di RSUD dr Slamet menangani beberapa pasien yang mempunyai gejala yang sangat berbahaya, akibatnya dalam beberapa hari terakhir dua sampai tiga orang meninggal,” katanya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan – Foto Ant

Menurut Rudy, perlu upaya serius untuk menangani pasien positif COVID-19 dengan gejala berat. Hal tersebut dilakukan menyiapkan berbagai peralatan kesehatan, termasuk obat-obatan, agar pasien bisa sembuh. Kondisi pandemi yang saat ini cukup mengkhawatirkan, harus menjadi perhatian masyarakat, khususnya tenaga medis, agar lebih maksimal dalam memberikan pelayanan terhadap pasien positif COVID-19. “Kita akan menyediakan obat pasien yang harganya Rp7,5 juta sekali pakai yang diperuntukkan bagi pasien yang mengalami gejala berbahaya,” katanya.

Selain itu, masyarakat diharapkan ikut membantu mengendalikan pandemi COVID-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Seluruh camat dan ketua tim satuan tugas di tingkat kecamatan diinstruksikan, untuk meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan di daerah masing-masing. (Ant)

Lihat juga...