Sambut Tahun Baru, Sekelompok Warga Nekat Gelar Konvoi di Medan

Sekelompok warga melakukan konvoi di seputaran Lapangan Merdeka Medan, Sumatera Utara, Kamis (31/12/2020) malam – foto Ant

MEDAN – Petugas gabungan, membubarkan sekelompok warga yang nekat melakukan konvoi di Kota Medan, Sumatera Utara, pada malam pergantian tahun baru 2021.

Pantauan di lokasi kejadian, pada Kamis (31/12/2020) tengah malam, warga mulai mengerumuni jalanan seputaran Lapangan Merdeka Medan, tepatnya di Jalan Balai Kota sekitar pukul 23.58 WIB atau beberapa menit menjelang pergantian tahun.

Petugas patroli maupun petugas yang bersiaga di sekitar lokasi tersebut langsung berupaya membubarkan massa konvoi. “Mohon semuanya agar kembali ke rumah masing-masing, tidak ada perayaan malam tahun baru di seputaran lapangan merdeka,” kata petugas dari mobil patroli saat membubarkan massa konvoi.

Tak hanya itu, warga juga sempat menyalakan kembang api, sambil melakukan konvoi dengan mengendarai sepeda motor. Sekitar kurang lebih 15 menit, petugas gabungan berhasil membubarkan massa konvoi. Sebenarnya, tim gabungan berpatroli secara besar-besaran pada malam pergantian tahun baru 2021 di Medan, Sumatera Utara. Hal itu untuk mencegah aksi kejahatan maupun kerumunan massa yang berpotensi terjadi penularan Covid-19.

Patroli dimulai dari Lapangan Merdeka Medan yang dilepas langsung Kepala Polda Sumatera Utara, Inspektur Jenderal Polisi Martuani Sormin, Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Hasanuddin, dan Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting.

Kapolda menyebut, patroli juga dilakukan di seluruh daerah di Sumatera Utara, untuk memastikan masyarakat tidak menggelar perayaan malam tahun baru dan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kami ingin mengecek apakah masyarakat kita di Sumatra Utara ini mematuhi protokol kesehatan,” katanya.

Dalam pengamanan tahun baru, kata dia, Polda Sumatera Utara mengerahkan 12.000 personel yang dibantu personel TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya. “Adapun dari TNI, kami dibantu kurang lebih 4.000 personel, dari Satpol PP, pemerintah kota dan pemerintah provinsi itu ada 2.000 personel,” rincinya. (Ant)

Lihat juga...