Sensasi Kelezatan Mie Aceh di DKI yang Menggoda 

Editor: Makmun Hidayat

JAKARTA — Penyuka Mie Aceh tak perlu jauh-jauh ke Aceh untuk menikmati kelezatannya. Di Jakarta pun kuliner khas nusantara ini banyak tersaji di restoran-restoran dengan cita rasa nan lezat.

Salah satunya, restoran Mie Aceh De’la di Jalan H. Hasan, Kelurahan Kampung Baru, Jakarta Timur. Resto ini menyajikan tiga varian rasa Mie Aceh, yakni Mie Aceh tumis, rebus dan goreng.

Mie Aceh berbahan dasar mie kuning yang bentuknya pipih dan tebal, ini dihidangkan dengan berbagai topping, seperti daging, udang, cumi, telur, dan lainnya.

Dipadu acar ketimun dengan irisan bawang merah, cabai rawit dan kerupuk, juga ditambah peresan jeruk nipis menambah sensasi aroma rempah memperkuat kelezatan Mie Aceh.

“Kami sajikan tiga varian rasa, yaitu Mie Aceh rebus, tumis dan goreng dengan sensasi rempah-rempah yang terjaga kualitas rasanya,” ujar H.M. Agustiar Yahya, pedagang Mie Aceh De’la kepada Cendana News ditemui di restonya di Jalan H. Hasan, Kelurahan Kampung Baru, Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2020).

Mie Aceh tumis disajikan di restoran Mie Aceh De’la di Jalan H.Hasan, Kelurahan Kampung Baru, Jakarta Timur, Sabtu (16/1/2021). -Foto: Sri Sugiarti

Dikatakan Agus, Mie Aceh ini berbeda dengan mie lainnya dari segi bentuk, lebih besar dari mie biasanya. Bahan utamanya  dari tepung yang diolah tanpa pengawet.

Rahasia nikmatnya terletak pada bumbu rempah-rempah yang diuleg halus dan berwarna merah menjadikan rasa pedasnya menggugah selera makan.

Sajian mie yang kenyal dan lembut berbalut aroma rempah yang kuat menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya.

“Tergantung selera ya, ada yang suka Mie Aceh berkuah atau tidak dengan topping pilihan. Yang pasti memiliki rasa sama enaknya karena kualitas bumbu warisan leluhur selalu kita jaga. Cabainya pun cabai merah terasa pedas,” ungkap pria kelahiran Aceh 58 tahun, ini.

Di masa pandemi Covid-19 ini menurutnya, restorannya kebanjiran pembeli. Selain mungkin lokasinya di pinggir jalan, alasan utamanya adalah bumbunya yang meresep sempurna menguatkan cita rasa gurihnya Mie Aceh ini.

“Alhamdulillah pembelinya lumayan, tak pernah sepi,” ujarnya.

Seporsi Mie Aceh ini dengan varian topping dipatok dengan harga terjangkau. Mie Aceh biasa Rp 15.000, Mie Aceh daging, udang dan telur Rp 23.000, Mie Aceh daging dan udang Rp 20.0000. Sedangkan Mie Aceh daging dibandrol Rp 18.000.

Selain Mie Aceh, tersaji juga roti cane, martabak Aceh, minuman ketimun serut, teh tarik dan lainnya. Kesemua menu itu tersaji dengan cita rasa khas Aceh yang menggoda siapa pun menyantapnya.

Hilda Fitri, penyuka mie Aceh mengaku ketagihan menikmati kuliner ini. Menurutnya, bumbu rempahnya benar-benar meresap dalam mienya yang lembut sehingga terasa enak di lidah saat menyantap.

“Kesukaan saya itu Mie Aceh rebus, bumbunya meresep sempurna, enak dan pedasnya nendang banget,” ujar Hilda kepada Cendana News ditemui di resto Mie Aceh De’la.

Lihat juga...